Pemerintah Enggan Bicara Renegosiasi Kontrak

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 19 Oktober 2011

Pemerintah Enggan Bicara Renegosiasi Kontrak

VIVAnews - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa enggan bicara renegosiasi kontrak karya pertambangan. "Itu jangan terlalu banyak diomongin," katanya di Indramayu, Rabu 12 Oktober 2011.

Hatta menyatakan, pemerintah lebih baik fokus bekerja agar renegosiasi kontrak karya pertambangan dapat diselesaikan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Thamrin Sihite mengungkapkan hal yang sama. Menurut dia, saat ini masalah renegosiasi kontrak karya jangan dulu diberitakan agar pemerintah dapat fokus bekerja.

"Biarkan kami fokus bekerja," ujarnya. Ia berjanji, jika proses renegosiasi kontrak karya pertambangan ini telah selesai, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan mengumumkan hasilnya ke publik.

Pada akhir September 2011, Thamrin Sihite menyatakan proses renegosiasi prinsip-prinsip kontrak karya pertambangan dan perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) untuk memperbaiki penerimaan negara terus dilakukan.

Meski demikian, baru 65 persen dari seluruh total perusahaan pertambangan yang bersedia dinegosiasi ulang. Sisanya setuju negosiasi sebagian, dan bahkan ada juga yang sama sekali tidak setuju dengan proposal negosiasi pemerintah.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, saat ini terdapat 42 perusahaan yang terikat kontrak karya dan 76 perusahaan PKP2B. Sebanyak 35 persen dari total perusahaan tersebut masih dalam tahap renegosiasi. (art)

Popular Posts