BI-Bank Perangi Penipuan SMS Transfer Uang

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 19 Oktober 2011

BI-Bank Perangi Penipuan SMS Transfer Uang

VIVAnews- Bank Indonesia dan 12 bank nasional siap berperang dengan penipuan melalui SMS yang berisi permintaan transfer rekening. Masyarakat bisa melaporkan bentuk penipuan kepada masing-masing bank.

Menurut Kepala Biro Humas BI Difi A Johansya, BI sudah melakukan pertemuan dengan bank yang tergabung dalam working group mediasi perbankan (WGMP) untuk mengatasi masalah penipuan tersebut. Bank tersebut adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia, CIMB Niaga, Bank Mega, Bank Permata, OCBC NISP, Danamon, BII, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat.

"Mereka berkomitmen untuk bekerja sama melakukan penanggulangan yang bersifat preventif untuk melindungan nasabah bank dari SMS tersebut. " ujar Difi dalam pesan singkatnya, Jumat, 7 Oktober 2011.

Komitmen perbankan itu dilakukan masing-masing bank tergantung infrastruktur pengaduan nasabah yang dimiliki. Bank-bank itu akan menyediakan call center untuk menerima pengaduan nasabah yang terganggu atau tertipu oleh SMS palsu yang meminta transfer.

Sesuai Peraturan BI tentang Pengaduan Nasabah, bank wajib mempunya unit pengaduan bank. Pengaduan itu akan ditindak lanjuti untuk menghentikan hubungan usaha bila diketahui memiliki nasabah menggunakan identitas tidak benar. "Perbankan mengharapkan upaya tidak berhenti sampai disitu. Perlu ada upaya menggulung penjahat dengan kerjasama bersama aparat kepolisian," tambahnya.

Popular Posts