Pertumbuhan AS Direvisi, Saham Asia Turun

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 20 Maret 2012

Pertumbuhan AS Direvisi, Saham Asia Turun

VIVAnews - Indeks saham di pasar Asia terkoreksi pada awal perdagangan hari ini, Rabu 23 November 2011. Hal itu terdorong pelemahan saham industri teknologi dan tambang setelah munculnya revisi data pertumbuhan Amerika Serikat yang menimbulkan kekhawatiran baru tentang ekonomi global.

Sedangkan mata uang Euro merangkak naik, setelah IMF meningkatkan pinjamannya dalam membantu melindungi sejumlah negara dari krisis utang zona euro.

Tercatat, Euro naik tipis terhadap dolar AS sekitar 0,1 persen menjadi US$1,3520, meskipun kekhawatiran tentang imbal hasil obligasi naik setelah biaya pinjaman Spanyol mencapai rekor tertinggi.

Langkah IMF itu, selain menguatkan Euro terhadap dolar AS, juga meredakan gejolak harga minyak mentah dunia yang sempat dipicu ketegangan antara Barat dan Iran yang kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Sementara itu, indeks saham Asia Pasifik di luar Jepang, MSCI turun 0,3 persen, dengan saham sektor teknologi tercatat paling banyak mengalami kerugian.

Di pasar Australia, sejumlah saham perusahaan penambang besar seperti BHP Billiton dan Rio Tinto tercatat jatuh lebih dari satu persen. Sedangkan di bursa Korea Selatan, saham perusahaan teknologi raksasa Samsung Electronics  turun lebih dari dua persen.

Sementara itu, bursa saham AS jatuh rata-rata sekitar 0,5 persen pada transaksi Selasa waktu New York, seiring data pertumbuhan ekonomi AS di triwulan ketiga 2011, yang hanya sebesar dua persen. Angka ini di bawah perkiraan sebelumnya, yaitu 2,5 persen. (ren)

Reuters

Popular Posts