Perdagangan India-RI Bisa Tembus Rp227 T

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 06 Maret 2012

Perdagangan India-RI Bisa Tembus Rp227 T

India dan Indonesia merupakan dua kekuatan ekonomi yang tengah tumbuh di Asia. (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews - Perdagangan bilateral antara India dan Indonesia ditargetkan akan mencapai angka sebesar US$25 miliar atau sekitar Rp227 triliun pada tahun tiga tahun mendatang atau 2015.

Ekspor produk India ke Indonesia meliputi barang pertanian, produk mineral bahan bakar, bahan kimia organik, kapas dan mesin. Sedangkan India mengimpor minyak sawit mentah dan bahan bakar mineral dari Indonesia.

Bahkan, India tercatat merupakan pembeli terbesar minyak sawit Indonesia, sehingga menjadikan Indonesia sebagai mitra impor penting bagi India.

"Keterlibatan hubungan bilateral, khususnya keterkaitan industri India dalam konteks global berada di bawah kebijakan India Look East Policy," kata Direktur Jenderal Confederation of Indian Industry (CII), Chandrajit Banerjee, dalam acara Made in India Show di Balai Kartini, Jakarta, Selasa 6 Maret 2012.

Menuru Chandrajit, India dan Indonesia merupakan dua kekuatan ekonomi yang tengah tumbuh di Asia. "Ke depan, dapat memimpin kerja sama ekonomi di kawasan ini, sambil memperluas kapasitas serta memperkuat strategi ekonominya," tambahnya.

Dia menuturkan, perusahaan India aktif menanamkan modal dalam sumber daya tekstil, baja, dan perbankan di Indonesia. "Sekitar US$16 miliar, sekitar Rp145 triliun, penawaran resmi ditandatangani selama kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010," katanya.

Dengan jumlah penduduk Indonesia 246 juta, Chandrajit menambahkan, dengan tingkat pertumbuhan produk domestik bruto trend line mendekati enam persen Indonesia merupakan salah satu negara berkembang paling dinamis di dunia. "India dan Indonesia menjalin sinergi ekonomi dan industri ganda konvergensi," ujarnya.

Sementara itu, untuk mencapai target perdagangan yang ditetapkan sebesar US$25 miliar, CII menyelenggarakan Made in India Show untuk mempromosikan industri India sebagai pemasok terkemuka produk-produk dengan kualitas dan harga terjangkau.

"Melihat kesamaan yang dimiliki kedua negara ini, Made in India merupakan bagian dari usaha CII untuk membawa kerja sama dalam bidang ekonomi yang telah berlangsung antara India dan Indonesia ke tingkat dan intensitas yang baru," kata Mantan Presiden CII & Ketua Nicco Corporation Limited, Rajive Kaul.

Popular Posts