Yawadwipa Harus Ungkap Diri Beli Bank Mutiara

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Minggu, 12 Februari 2012

Yawadwipa Harus Ungkap Diri Beli Bank Mutiara

VIVAnews - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo menyatakan, bagi calon pembeli PT Bank Mutiara Tbk harus berani menampilkan siapa jati dirinya.

Dia mengimbau pada instansi penjual, untuk dapat melakukan suatu kajian terhadap latar belakang calon investor. Kajian tersebut, untuk mengetahui kondisi serta kemampuan keuangan dari calon pembeli.

"Hal ini, karena kalau di bidang jasa keuangan itu sangat regulated atau diatur. Jadi, profil dari pada calon investor sangat penting untuk diketahui," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa 7 Februari 2012.

Agus mengatakan bahwa memang diperbolehkan pada satu calon investor untuk menggunakan fasilitas SPV (special purpose vehicle) atau perusahaan khusus. Namun, tetap calon investor tersebut harus diketahui jati dirinya. "Jadi, supaya proses ini (pembelian) dapat dilakukan dengan baik," tuturnya.

Seperti diketahui, Yawadwipa Companies tiba-tiba seperti juru selamat, karena berniat meminang Bank Mutiara. Maklum saja, bank yang dulunya bernama Century ini sempat beberapa kali akan dijual, tapi gagal.

Bahkan, Yawadwipa mau beli bank itu sebesar US$750 juta atau sekitar Rp6,75 triliun. Angka yang sama dengan dana penyelamatan pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2008 lalu.

Sayangnya, siapa di Yawadwipa masih misteri. Perusahaan ini tiba-tiba muncul dan menyatakan siap membeli bank yang sering diperdebatkan di ranah politik.

Perusahaan asal Singapura itu juga ingin mencontoh akuisisi PT Bank Central Asia Tbk melalui konsorsium Farallon Capital dan mitra lokal, Djarum Group, pada 2001. (adi)

Popular Posts