Stock Split, Saham Astra Bakal Jadi Buruan

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 28 Februari 2012

Stock Split, Saham Astra Bakal Jadi Buruan

VIVAnews - Usai memutuskan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split), investor ritel bakal memburu saham perusahaan otomotif, PT Astra International Tbk (ASII).

Manajemen Astra International kemarin mengusulkan stock split saham ASII dengan rasio 1:10 pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) mendatang. Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Astra ditutup menguat pada level Rp68.700 per unit. Sementara itu, hari ini, saham Astra juga melanjutkan penguatan hingga mampu menembus level tertinggi Rp69.950.

"Kelihatannya respons dari masyarakat cukup bagus terkait masalah stock split ini. Terbukti, tadi pagi market kita sempat naik lumayan," kata Research Analyst PT Danpac Sekuritas, Teuku Hendry Andrean saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa, 28 Februari 2012.

Hendry meyakini, tingginya minat investor ritel mengoleksi saham Astra karena kinerja perusahaan secara fundamental cukup kuat. Selain itu, Astra memiliki manajemen perusahaan yang sangat profesional.

Namun, faktor utama pembelian saham Astra adalah harganya yang akan jauh lebih murah dari saat ini. "Jadinya, akan menambah minat investor terutama ritel," kata dia.

Kendati nilai saham Astra bakal murah usai stock split, Hendry optimistis saham grup perusahaan yang memiliki anak usaha di bidang perkebunan, tambang, dan alat berat ini akan kembali melesat.

Keyakinan itu berkaca dari kenaikan harga saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang menanjak usai stock split. Kasus serupa juga pernah dialami saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ketika tengah berada di puncak kejayaannya. (art)

Popular Posts