Promotor Big Daddy Masuk Bursa Tahun Ini

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 22 Februari 2012

Promotor Big Daddy Masuk Bursa Tahun Ini

VIVAnews - Perusahaan promotor dan event organizer, PT Prima Java Kreasi yang lebih dikenal dengan "Big Daddy" akan go public atau menawarkan saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) tahun ini.

Presiden Direktur Prima Java Kreasi, Michael Rusli, mengatakan bahwa perusahaannya mengincar dana sekitar Rp250-300 miliar dari rencana IPO tersebut.

"IPO memang kami sudah ready. Kami sebelumnya mengumumkan tahun lalu, tapi underwriter-nya tahun lalu malah IPO sendiri," kata Michael ketika ditemui di Senayan City, Jakarta, Rabu 22 Februari 2012.

Menurut Michael, perusahaan merencanakan untuk menggelar IPO pada semester pertama tahun ini. Namun, saat ini masih menunggu persiapan yaitu tutup buku keuangan pada Februari atau Maret 2012.

Dia mengakui, untuk penjamin emisi efek sudah ada 2-3 perusahaan. Namun, ia belum bersedia mengumumkannya. Perusahaan berencana melepas sekitar 35-40 persen saham baru.

IPO tersebut, Michael melanjutkan, cukup penting bagi perusahaan. Hal itu terjadi karena perusahaan adalah event organizer yang sering mendatangkan artis-artis mancanegara, sehingga akan selalu bekerja sama dengan perusahaan asing.

Untuk itu, dia melanjutkan, dibutuhkan kepercayaan dari perusahaan asing agar bisa lebih mudah dalam proses kerja sama. "IPO ini sangat penting, perusahaan jadi ada nilainya. Kalau mau ekspansi juga bisa mudah. Ini sebagai transparansi, kepercayaan, sehingga lebih kredibel," ujarnya.

Michael menjelaskan, Prima Java Kreasi secara entitas mempunyai tiga anak usaha yaitu sekolah sepakbola Liverpool Football Academy yang bertempat di Cileungsi, Bogor. Anak usaha di bidang properti yaitu Maximal Land, yang nantinya terdapat di Pecatu, Bali dan Cileungsi, Bogor. Terakhir, terdapat perusahaan advertising, billboard, yang menangani iklan, advertising, dan lainnya.

Kemudian, dia menambahkan, juga terdapat divisi-divisi usaha, di antaranya divisi penjualan tiket online My Ticket, divisi penyewaan sound system konser, divisi carnaval, sports, dan family show. "Semua mendukung ke EO," ungkapnya.

"Yang akan IPO itu induknya. Saat ini, induk mempunyai revenue terbesar. Tetapi memang, anak-anak usaha itu untuk mendukung revenue induknya," ujarnya. (art)

Popular Posts