Bangun 2 Properti, Promotor Ini Rogoh Rp765 M

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 22 Februari 2012

Bangun 2 Properti, Promotor Ini Rogoh Rp765 M

Pembangunan properti (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Perusahaan promotor dan event organizer, PT Prima Java Kreasi yang lebih dikenal dengan Big Daddy menyiapkan anggaran belanja (Capital Expenditure/Capex) 2012-2013 sebesar US$85 juta atau sekitar Rp765,76 miliar untuk membangun dua proyek properti.

Kedua proyek itu adalah Convention Hall di Pecatu, Bali dan kawasan sekolah sepakbola Liverpool Football Club di Cileungsi, Bogor.

Presiden Direktur Prima Java Kreasi, Michael Rusli menuturkan, kedua proyek itu sedang berjalan dan ditargetkan akan selesai dibangun selama dua tahun. "Selain bergerak di Event Organizer, kita juga investasi di infrastruktur. Kita bangun venue dua," kata dia ketika ditemui di Senayan City, Jakarta, Rabu 22 Februari 2012.

Menurutnya, anggaran sebanyak US$85 juta itu nantinya terdiri dari Rp200 miliar akan digunakan untuk membangun kedua proyek. Sedangkan sisanya untuk operasional perusahaan.

Dana tersebut, Michael menambahkan, diharapkan akan berasal dari hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) sebanyak Rp250-300 juta, dan pinajaman bank sebanyak US$50 juta. "Nanti dana IPO untuk refinancing dan bangun venue," ujarnya.

Dana pinjaman dari bank itu, lanjut Michael, berasal dari perbankan di Singapura. Rencananya, jika melakukan IPO, maka utang itu akan di bayar dengan penjatahan saham.

Proyek pembangunan Convention Hall di Bali, kata Michael, saat ini baru melakukan pembelian lahan seluas 10,8 hektare. Ia berharap, proyek ini akan selesai pada akhir 2013 atau awal 2014 mendatang.

"Kita mau bikin convention center, Bu Mari Elka (Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif) bilang kalau Bali mau dibuat MICE, jadi kita dalam rangka mendukung itu," tuturnya.

Sementara itu, untuk proyek di Cileungsi Bogor, Michael menuturkan, saat ini sudah berjalan pembangunannya. Luas lahan yang digunakan untuk membangun sekolah Liverpool Football Club mencapai 45 hektare.

Nantinya, selain sekolah sepakbola, juga akan terdapat Movie and Film School, penginapan, dan sekolah-sekolah pencarian bakat lainnya. "Kita mau identifikasi talent Indonesiam kalau ada yang bagus maka akan di kirim langsung ke Liverpool," kata dia.

Popular Posts