Pendapatan Per Kapita Indonesia US$3.716

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Minggu, 12 Februari 2012

Pendapatan Per Kapita Indonesia US$3.716

VIVAnews - Badan Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNDP) mencatat, pendapatan per kapita Indonesia terus meningkat hingga melewati US$3.000 sejak 2007. Tahun ini, pendapatan per kapita Indonesia telah mencapai US$3.716.

Dalam laporan yang menggunakan data perpaduan antara Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, dan Divisi Statistik PBB (UNSD) tersebut, pendapatan nasional bruto (GNI) Indonesia naik dari US$1.318 pada 1980 menjadi US$2.007 (1990), selanjutnya US$2.478 (2000), dan US$3.544 (2010).

Meski demikian, bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga, pendapatan nasional bruto Indonesia jauh tertinggal. Malaysia pada 1980 telah memiliki GNI US$4.722. Tak heran bila saat ini pendapatan per kapita mereka telah berlipat-lipat kali dari Indonesia, yakni mencapai US$13.685.

Dibandingkan Thailand, Indonesia juga kalah jauh. Meski mengawali GNI sebesar US$2.211 pada 1980, Thailand kini melompat jauh meninggalkan Indonesia. Pada 1995, GNI Thailand telah melewati US$5.500. Wajar bila pendapatan per kapita saat ini US$7.694.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia hanya menang dari Filipina dan Vietnam. Pendapatan per kapita Filipina dan Vietnam masing-masing hanya US$3.478 dan US$2.805.

Pendapatan per kapita merupakan salah satu faktor dalam penilaian Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index yang dipublikasikan Rabu lalu. Dalam ajang ini, Indonesia menempati peringkat ke 124 dari 187 negara.

Indonesia yang memiliki nilai 0,617 masih di bawah rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik, yakni 0,671. Indonesia juga kalah jauh dibandingkan peringkat Malaysia (61), Thailand (103), dan Filipina (112). Indonesia hanya menang dengan Vietnam yang menempati peringkat 128. (art)

Popular Posts