Alasan Properti Mewah RI Terus Diburu

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 07 Februari 2012

Alasan Properti Mewah RI Terus Diburu

VIVAnews - Kenaikan harga properti kelas menengah atas di Indonesia sepanjang tahun 2011 berbanding terbalik dengan kondisi di negara lain di Asia. Di Singapura, harga hunian kelas mewah justru mengalami penurunan harga.

Pengamat properti Muhammad Nawir ketika berbincang dengan VIVAnews.com, Selasa, 7 Februari 2012 menilai naiknya harga properti mewah ini tak terlepas dari booming kelas menengah yang terjadi di Indonesia. Pertumbuhan ini juga yang menyebabkan permintaan tak pernah lesu.

"Sekarang ini kelas menengah kita hampir 30 juta orang. Jadi ini lebih dahsyat dari Malaysia. Mereka pun mengincar rumah mewah ini," kata Nawir.

Dia menjelaskan, kenaikan jumlah kelas menengah di Indonesia ini secara tak langsung turut memicu pertumbuhan sektor properti. Kelas masyarakat ini dianggap masih membutuhkan hunian sebagai tempat tinggal mereka.

"Konsumsi dalam negeri tumbuh dengan sangat pesat. Inilah yang menyebabkan harga properti untuk kelas menengah atas juga semakin tinggi," kata Nawir.

Seperti diberitakan, properti mewah di Jakarta mampu mencetak kenaikan harga sebesar 14,3 persen (year on year). Kenaikan ini menempatkan Jakarta pada posisi ketiga tertinggi dunia.

Riset Knight Frank Prime Golbal Cities Index menunjukkan, harga properti mewah di 23 kota di dunia yang disurvei hanya meningkat rata-rata 0,2 persen pada kuartal empat 2011. Senior Associate Director Knight Frank Indonesia, Fakky Hidayat, menuturkan, kota Nairobi, Miami, dan Jakarta berhasil tumbuh tertinggi selama tahun lalu. (hp).

Popular Posts