20 Hotel Murah Segera Dibangun

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Jumat, 17 Februari 2012

20 Hotel Murah Segera Dibangun

Perekonomian Indonesia yang kuat mendorong pembangunan proyek hunian termasuk hotel murah. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Perusahaan properti, PT Metropolitan Land Tbk menargetkan pembangunan 20 hotel murah (budget hotel) hingga 2015 di seluruh Indonesia. Saat ini, Metropolitan Land baru memutuskan pembangunan tiga hotel di Bandung, Tasikmalaya, dan Cirebon.

Presiden Direktur Metropolitan Land, Nanda Widya, menuturkan, perusahaan sebetulnya menargetkan pembangunan hotel murah hingga lima unit. Pembangunan seluruh hotel ini diperkirakan selesai dalam waktu satu tahun.

"Target kami, 2015 bisa 20 hotel. Kami sudah punya Horison dan @Home. Ini pengembangan ke depan," kata Nanda Widya usai acara seminar bertajuk "Peluang dan Tantangan dalam Perspektif Pasar Modal", di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, 16 Februari 2012.

Menurut Nanda, pembangunan tiga hotel di wilayah Jawa Barat itu akan dimulai satu hingga dua bulan mendatang. Dengan biaya pembangunan yang berasal dari belanja modal (capital expenditure/capex) 2012 sebesar Rp1 triliun, pembangunan hotel murah ini diproyeksikan selama setahun.

"Rata-rata investasinya Rp30 miliar dengan jumlah kamar antara 60-100 kamar, tergantung besar lokasi. Tapi minimal 60 kamar," kata Nanda seraya mengungkapkan penggunaan lahan akan dilakukan melalui skema campuran antara beli, sewa, dan kerja sama dengan perusahaan lain.

Selain di Jawa, Metropolitan Land juga berharap bisa membangun hotel murah di luar Pulau Jawa. Peluang bisnis hotel ini dianggap memiliki prospek cerah. "Medan bagus, Kalimantan juga, banyak yang bagus. Saya kira harus dikembangkan di luar Jawa," kata dia.

Dengan pembangunan 20 hotel murah ini, manajemen berharap kontribusi pendapatan dari bisnis baru ini bisa mencapai 10 persen dari total pendapatan perusahaan. "Tiga hotel ini masih kecil. Kalau sudah 20, ya bisa besar, mungkin bisa 10 persen," ujar Nanda. (art)

Popular Posts