Bisnis Cerah, Metropolitan Rambah Hotel Murah

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Jumat, 17 Februari 2012

Bisnis Cerah, Metropolitan Rambah Hotel Murah

VIVAnews - PT Metropolitan Land Tbk akan membentuk anak usaha baru untuk mengembangkan bisnis hotel murah. Unit bisnis ini akan dikerjakan oleh PT Metropolitan Permata Development yang bekerja sama dengan PT Wahana Arthadinamika dan PT Dwi Kencana Motor.

Penandatanganan kerja sama yang ditandai dengan pembentukan anak usaha PT Metropolitan Deta Graha tersebut telah dilangsungkan hari ini.

"Pembangunan budget hotel ini diharapkan dapat memfasilitasi semakin banyaknya wisatawan maupun pelaku bisnis," kata Wakil Direktur Hubungan Perusahaan dan Sekretaris Perusahaan Metropolitan Land, Olivia Surodjo, di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2012.

Pada tahap pertama, Metropolitan Graha akan membangun hotel murah di Bandung, Cirebon, dan Tasikmalaya. Nilai investasi yang akan dibenamkan untuk pembangunan ketiga hotel itu mencapai Rp70 miliar.

Pembangunan konstruksi hotel murah itu akan dimulai pertengahan 2012 dan selesai pada 2013.

Olivia mengatakan, langkah perusahaan untuk masuk dalam bisnis hotel murah itu karena jumlah permintaan yang besar dari masyarakat, seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia. Faktor itu pula yang diperkirakan mendorong bisnis hotel murah berkembang pesat pada 2012.

Target Metropolitan

Sementara itu, Metropolitan Land menargetkan peningkatan pendapatan dan penjualan perusahaan tahun ini sebesar 11,5 persen, atau senilai Rp718 miliar.

Untuk memenuhi target itu, perusahaan akan menambah properti komersial Grand Metropolitan dan Hotel Horison Bekasi Extension. Selain itu, perusahaan akan memasarkan ruang perkantoran dan apartemen yang berada dalam satu superblock dengan Grand Metropolitan.

"Untuk mencapai target itu, perusahaan menyiapkan belanja modal sebesar Rp1 triliun," ujarnya.

Sebagai informasi, selama 2011, perusahaan mampu meningkatkan penjualan properti sebesar 97 persen. Penjualan unit properti tercatat mencapai Rp537 miliar, sedangkan pendapatan berkelanjutan sebesar Rp181 miliar. (art)

Popular Posts