Investment Grade, Bursa Indonesia Akan Moncer

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Sabtu, 10 Desember 2011

Investment Grade, Bursa Indonesia Akan Moncer

VIVAnews- Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI) akan lebih meningkat jika Indonesia mendapatkan status investment grade.

"Anggaplah dua tiga bulan kedepan Indonesia mendapatkan investment grade. Ini akan meningkatkan foreign direct investment (FDI) kurang lebih bisa satu persen dari PDB," kata Gita Wirjawan, usai memberikan sambutan di CEO Forum, di Hotel JW Mariot, kawasan Megakuningan, Jakarta, Selasa, 6 Desember 2011.

Kalau PDB Indonesia mencapai US$900 miliar, lanjut Gita, maka penambahan FDI-nya bisa mencapai US$9 miliar. Sedangkan, Gita menuturkan, kapitalisasi pasar di Indonesia masih rendah yaitu di bawah 50 persen dibandingkan dengan PDB. "Kita masih US$400 miliar, Idealnya seperti di AS bisa 100 persen dibanding PDB," kata dia.

Semakin banyak perusahaan yang melakukan IPO, maka akan semakin bagus. Menurutnya Indonesia harus memperkuat pasar domestik agar banyak perusahaan yang melakukan IPO.

"Ini tentunya konsumsi domestik tinggi sekali yang sangat bisa mempengaruhi kita dari kekhawatiran ekonomi di luar. Kita juga harus memperkuat prasarananya, dan bagaimana melindungi kepentingan konsumen agar tidak terjadi importasi berlebihan," ujarnya.

Sebelumnya, kendati krisis surat utang luar negeri Eropa dan pelemahan ekonomi Amerika Serikat diperkirakan makin memburuk, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimistis perusahaan yang akan melepas saham ke publik tetap banyak.

kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Eddy Sugito memperkirakan kondisi pasar modal di awal tahun 2012 kemungkinan diwarnai langkah penyegaran kembali dan evaluasi portfolio dari para investor. Dengan kondisi tersebut, BEI meyakini masih akan ada banyak perusahaan yang melantai di BEI.

BEI berharap, jumlah perusahaan yang akan melepas sahamnya ke publik pada tahun depan sama dengan target otoritas bursa pada tahun ini, sebanyak 25 emiten.

Kerja di rumah

Popular Posts