Diskon Motor, Kinerja Multifinance Anjlok

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Jumat, 02 Desember 2011

Diskon Motor, Kinerja Multifinance Anjlok

VIVAnews - Perusahaan pembiayaan kredit kendaraan bermotor, PT Wahana Otomitra Multiartha Finance Tbk (WOMF) menyatakan program diskon uang muka justru membuat kinerja industri multifinance anjlok tahun ini.

"Semua multifinance tahun ini agak nyungsep, perlu direm," kata Sekretaris Perusahaan WOM Finance, Veronica Bernadette, usai rapat umum pemegang saham di Plaza BII, Jakarta, Rabu, 30 November 2011.

Veronica menjelaskan, fasilitas uang muka kredit kendaraan bermotor membuat harga menjadi lebih rendah dari yang sudah ditentukan perusahaan pembiayaan. Fasilitas potongan harga itu biasanya disediakan oleh dealer sebagai bagian dari strategi pemasaran.

"Jadi, konsumen tidak membayar full, tapi yang tercatat di data kami tetap  Rp1-1,5 juta, meskipun konsumen membayar uang muka Rp500 ribu. Itu marketing gimmick. Di kami, minimal 12,5 persen dari harga on the road," katanya

Tahun lalu, Veronica mengungkapkan, program diskon kendaraan bermotor cukup agresif dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pembiayaan. Akibatnya, kinerja perusahaan pembiayaan pada tahun ini kemungkinan bakal mengalami penurunan.

WOM Finance tahun ini menargetkan penjualan sepeda motor sebanyak 625 ribu unit dengan perbandingan 90 persen motor baru dan 10 persen bekas. Pada tahun lalu, perusahaan mampu menjual sebanyak 622 ribu unit sepeda motor.

"Sekarang lebih kecil dari target, karena komposisi motor bekasnya kami turunkan. Tapi, pada 2012 ingin kami naikkan lagi menjadi 70 persen motor baru, dan 30 persen bekas," kata Veronica.

Saat disinggung mengenai rencana Bank Indonesia memperketat pengenaan uang muka bagi kendaraan bermotor, Veronica mengatakan, ketentuan tersebut kemungkinan akan memberatkan perusahaan pembiayaan yang berafiliasi dengan perbankan.

"Karena tidak semua multifinance dimiliki oleh bank. Kalau itu berlaku, hanya bagi yang berafiliasi dengan bank, itu akan terasa berat," tuturnya.

Kendati demikian, WOM Finance mengaku menyerahkan keputusan penentuan batas uang muka kredit kendaraan bemotor tersebut kepada instansi terkait. Alasannya, kebijakan tersebut pastinya bermaksud untuk menyehatkan industri pembiayaan nasional. (art)

Popular Posts