Mega Proyek Pakuwon di Casablanca Jakarta

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 13 Maret 2012

Mega Proyek Pakuwon di Casablanca Jakarta

VIVAnews - Bakal kian banyak mega proyek di Ibukota Jakarta. Lihat saja di ruas Casablanca di Jakarta Selatan. Sudah berjejer sejumlah mega proyek raksasa. Ada Podomoro City, Ciputra World dan juga ada Kota Kasablanka dari PT Pakuwon Jati.

PT Pakuwon Jati Tbk menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,3 triliun untuk membangun dan melanjutkan lima proyeknya di 2012.

Direktur Investor Relations Pakuwon, Irene Tedja Murdaya menuturkan, capex itu berasal dari kombinasi kas internal, ekuitas, dan kemungkinan dari pinjaman bank. "Itu termasuk untuk pembelian tanah," kata dia ketika ditemui dalam konferensi pers di Marketing Galery Gandaria City, Jakarta, Selasa 13 Maret 2012.

Menurutnya, perusahaan akan berkonsentrasi dan lebih fokus pada proyek-proyek Pakuwon di Surabaya. Sebab, perusahaan memang berasal dari Surabaya sehingga masih banyak persediaan tanah di kota pahlawan itu.

"Pakuwon City masih ada 200 hektare, kemudian ada tanah di Surabaya Barat sekitar 100 hektare yang akan digunakan untuk perumahan juga," ungkapnya.

Berikut proyek-proyek milik Pakuwon:

1. Superblok Kota Kasablanka, perseroan mengalokasikan anggaran sebesar Rp650 miliar. Saat ini, perseroan tengah memasarkan dua menara apartemen dan finishing mal yang nantinya akan menjadi superblok terbesar di Jakarta Selatan.

2. Pengembangan Terpadu Tunjungan Plaza V, perusahaan mengalokasikan dana berbagi dengan Pakuwon City sebesar Rp650 miliar. Hingga saat ini, perseroan masih menunggu proses tender yang nantinya TP-V ini akan menjadi gedung tertinggi di Surabaya.

3. Kota Mandiri Pakuwon City. Hingga saat ini, perusahaan masih menunggu proses tender.

4. Education City. Perseroan melanjutkan progres pengembangan empat menara apartemen Education City di kawasan Superblok Pakuwon City. Proyek tersebut sudah memasuki tahap pemasangan tiang pancang (groundbreaking) pada November 2011.

5. Kasablanka Office. Kota Kasablanka tahap satu akan selesai dengan dibukanya Mal Kota Kasablanka pada Juni 2012. Dilanjutkan, penyelesaian dua menara kondominium Casa Grande dan perkantoran 88 Kasablanka.

Harga Naik 5%
Sementara itu, kepastian pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp1.500 per liter diprediksi akan mempengaruhi harga jual properti.

Director of Business Development Pakuwon Jati, Ivy Wong menuturkan, jika harga BBM naik sebesar Rp1.500 perl iter, harga properti Pakuwon akan naik sekitar lima persen.

"Jadi, tidak signifikan, karena bangunan itu kebanyakan bahan baku. Sedangkan upah kan sudah naik," kata Ivy dalam yang sama.

Menurutnya, harga properti di Pakuwon justru lebih terpengaruh oleh laju suku bunga BI Rate. Selain itu, kenaikkan harga BBM akan berpengaruh pada pembeli menengah ke bawah. Sedangkan pembeli properti Pakuwon sebagian besar kelas menengah ke atas.

Popular Posts