Kalla: Saya dan Tanri Abeng Sama-sama Muda

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Kamis, 08 Maret 2012

Kalla: Saya dan Tanri Abeng Sama-sama Muda

VIVAnews - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa dia dan Mantan Menteri BUMN, Tanri Abeng, sama-sama masih muda dan berjiwa muda. Kalla mengatakan hal itu saat sambutan peluncuran buku Tanri Abeng berjudul 'No Regrets' di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu malam, 7 Maret 2012.

"Umur saya dan Tanri Abeng tak jauh beda, tapi kita sama-sama muda dan berjiwa muda," kata Jusuf Kalla.

Kalla berkisah mengenal Tanri Abeng sekitar 50 tahun lalu ketika masih Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat itu Tanri di Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) atau Sekolah Menegah Kejuruan saat ini. Kemudian, kisah Kalla, dia dan Kalla sama-sama masuk Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Makasar. Namun, Tanri melanjutkan ke Amerika Serikat.

"Saya dari kampung. Dia dari Amerika. Menghilang setahun, pulang-pulang sudah pintar bahasa Inggris," ungkapnya.

Kalla memuji Tanri sebagai orang hebat karena sejak usia sekolah sudah berfikir untuk bekerja. Padahal, Kalla sendiri masih belum memikirkan pekerjaan, masih suka bermain. "Dia memahami arti sekolah sekaligus bekerja," kata dia.

Kemudian, Kalla menuturkan bahwa adanya alumni Fakultas Ekonomi Unhas yang menjadi menteri, yaitu Tanri Abeng. "Cuma beberapa tahun kemudian saya lebih tinggi. Waktu dia jadi mentri saya menghadap, setelah itu dia yang menghadap saya," candanya.

Tanri AbengMenurut dia, perbedaan Tanri dengan orang lain adalah memikirkan dan melaksanakan segala yang baik, maka akan di implementasikan. Untuk itulah Tanri menjadi guru. "Buku itu, apa yang dipikirkan dan dilaksanakan sekaligus," ujarnya.

Mantan menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara yang juga seorang pengusaha, Tanri Abeng, meluncurkan buku berjudul "No Regrets". Buku ini berisi biografi perjalanan hidupnya hingga saat peluncuran buku hari ini, bertepatan dengan ulang tahunnya ke-70.

Rekam jejak sang profesional, teknokrat, dan guru manajemen ini dipenuhi dengan kisah jatuh bangun seorang Tanri Abeng hingga ia sukses menjadi seorang menteri pada periode Presiden Soeharto dan BJ Habibie.

Buku Tanri Abeng, ditandai dengan tujuh fase hidupnya. Di angka 7x10 ini, dia mencapai kesimpulan bahwa pada suatu titik hidup tidak dapat setengah-setengah lagi.

Popular Posts