China Revisi Pertumbuhan, Pukul Saham Asia

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Sabtu, 10 Maret 2012

China Revisi Pertumbuhan, Pukul Saham Asia

VIVAnews - Bursa saham Asia kembali terpuruk pada perdagangan hari ini, Selasa 6 Maret 2012. Sentimen negatif datang dari negeri China.  Melambatnya pertumbuhan ekonomi di negeri itu mendorong investor memilih mengambil keuntungan dibandingkan membeli saham.

Langkah China menurunkan target pertumbuhan ekonominya serta situasi Eropa yang kemungkinan kembali tergelincir ke dalam resesi mengikis optimisme pelaku pasar akan membaiknya krisis ekonomi dunia.

"Saya melihat ini sebagai koreksi signifikan di bursa, setelah reli yang kuat pada awal tahun ini," kata Greg Gibbs, analis di RBS, Sydney seperti dikutip dari laman Reuters.

Tercatat, indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang dan bursa saham Tokyo Nikkei 225 rata-rata dibuka dalam pergerakan negatif.

Analis PT BNI Securities Viviet S. Putri berpendapat, sentimen negatif bursa acuan regional Asia yang anjlok pada pagi hari ini mempengaruhi pergerakan di bursa dalam negeri.

"IHSG cenderung mengalami tekanan jual, terutama pada emiten di sektor tambang logam," kata dia dalam risetnya kepada VIVAnews.

Turunnya bursa Asia, menurutnya, terbawa sentimen negatif bursa Amerika yang kembali tergerus pada akhir transaksi Senin waktu New York, menyusul meningkatnya kekhawatiran setelah China yang memangkas target pertumbuhan ekonominya menjadi 7,5 persen di tahun ini.

Selain itu, Viviet menambahkan, bursa dunia juga dibayangi lonjakan harga minyak yang sangat tinggi dan mengancam pemulihan ekonomi yang masih rapuh di negara maju dan berdampak pada tingginya inflasi di negara berkembang.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia dibuka turun 15,86 poin atau 0,40 persen ke level 3.969,02. Melanjutkan prapembukaan pagi tadi, yang melemah 15,51 poin atau 0,39 persen di posisi 3.969,38.

Popular Posts