Pesan Menkeu untuk Calon Dewan Komisioner OJK

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Senin, 20 Februari 2012

Pesan Menkeu untuk Calon Dewan Komisioner OJK

VIVAnews - Menteri Keuangan yang juga ketua Panitia Seleksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agus Martowardojo, mengharapkan para calon dewan komisioner yang telah lulus seleksi administratif atau tahap I dapat mempertahankan semangatnya sampai akhir proses.

"Jadi kami harapkan proses ini bisa sampai terus final di tanggal 21 Maret 2012," ujar Agus Martowardojo saat ditemui di Kompleks Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 20 Februari 2012.

Agus mengatakan bahwa seluruh nama yang telah lulus seleksi administratif merupakan hasil kajian untuk memilih putra putri terbaik di institusi ini.

"Setingkat eselon I, deputi gubernur, dirjen ataupun dari pihak pelaku pasar itu banyak nama-nama baik yang ikut mendaftar," tuturnya.

Agus juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah anggaran sebagai modal awal pembentukan institusi OJK. Namun sayangnya ia enggan merinci berapa besarnya anggaran tersebut.

"Dianggarkan di Bappepam-LK. Dan kami meyakini itu untuk segala persiapan sampai akhir Desember 2012," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Bappepam-LK menjadi institusi awal yang akan melebur pada OJK. Peleburan ini dijadwalkan pada awal 2013. Sementara untuk bidang pengawasan Bank Indonesia diberi waktu hingga awal 2014.

Pada hari ini, Pansel OJK juga telah mengumumkan beberapa nama yang telah lulus seleksi administratif OJK. Beberapa nama tenar antara lain pimpinan KPK Chandra M Hamzah, mantan Ketua PPATK Yunus Husein, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pejabat instansi lainnya yaitu dari Bapepam-LK Ngalim Sawega, Nurhaida, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata, Kepala Biro Perundang-Undangan dan Bantuan Hukum Robinson Simbolon, Kepala Biro Riset dan Teknologi Informasi Djoko Hendratto.

Dari kalangan BI beberapa nama tak asing yang ikut mendaftar adalah Deputi Gubernur Muliaman D Hadad, Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Indonesia Wimboh Santoso, dan Direktur Direktorat Perbankan Syariah Mulya Siregar.  (umi)

Popular Posts