Krisis Italia Menebar Ketakutan, Saham Jatuh

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 22 Februari 2012

Krisis Italia Menebar Ketakutan, Saham Jatuh

VIVAnews- Ancaman baru yaitu naiknya imbal hasil surat utang Italia menekan pasar keuangan global. Pagi ini saham Asia dibuka melemah, mengikuti penurunan Wall Street yang semalam anjlok hampir 400 persen.

Kekhawatiran utang Italia yang melonjak tinggi, memicu ketakutan negara terbesar ketiga di zona euro itu. Ketakutan itu meningkatkan risiko mata uang area.

Surat utang Italia bertenor 10 tahun naik di atas 7 persen pada Rabu. Ini level yang sama dengan negara yang terkena krisis seperti Portugal dan Yunani. Namun utang Italia masih lebih kecil yaitu mencapai 2 triliun euro . Sejumlah negara Eropa juga terancam kesulitan.

Akibatnya euro turun lagi. Hari ini euro turun 0,1 persen di level US$1,3530. Sementara aset safe haven seperti dolar, dan obligasi Jepang mengalami kenaikan permintaan. Situasi di Eropa itu berdampak kepada bursa saham di Asia.

Indeks Nikkei, Tokyo turun rata-rata 2,5 persen, sedangkan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,1 persen. Saham Australia jatuh 3,1 persen.

Janji Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi untuk mundur gagal meyakinkan pasar obligasi bahwa Roma akan memiliki kemauan untuk mengendalikan utang. Kustodian Eropa telah meningkatkan agunan yang diperlukan bagi pemegang surat utang Italia.

Saham Eropa dan Amerika turun tajam pada Rabu, dimana saham Wall Street turun lebih dari 3 persen. Dow Jones Industrial Acerage jatuh 389,24 poin atau 3,2 persen yang ditutup pada 11.780,94. Indeks Standard & Poor 500 turun 46,82 poin atau 3,67 persen di level 1.229,10. Nasdaq Composite index turun 105,84 poin atau 3,88 persen menjadi 2.621,65.

Popular Posts