Kadin Ungkap Alasan RIM Pilih Malaysia

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Sabtu, 11 Februari 2012

Kadin Ungkap Alasan RIM Pilih Malaysia

VIVAnews - Investasi bidang teknologi dan informasi di Indonesia masih tergolong minim. Kondisi ini dapat dilihat dari terus meningkatnya impor barang elektronik termasuk ponsel pintar merek BlackBerry dari Malaysia ke Indonesia.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto, mengungkapkan, untuk meminimalisasi kondisi tersebut diperlukan pembenahan birokrasi di Indonesia. Persoalan birokrasi ini yang membuat produsen teknologi dan informasi termasuk pembuat BlackBerry, Research In Motion, lebih memilih Malaysia sebagai lahan investasinya.

"Mungkin ada birokrasi yang harus diperbaiki. Pasti ada alasan tertentu mereka lebih memilih Malaysia," ujar Suryo ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu 14 Desember 2011.

Suryo melanjutkan, hal lain yang membuat produsen teknologi informasi memilih Malaysia adalah belum siapnya infrastruktur di Indonesia untuk menampung mereka, terutama dalam bidang infrastruktur TI.

"Jangan salah lho, mengenai infrastruktur mereka jauh lebih siap dari kita. Makanya, kita harus meningkatkan infrastruktur di bidang IT," tuturnya.

Sebelumnya, produsen telepon pintar BlackBerry asal Kanada, Research In Motion Company, memutuskan untuk membangun pabrik di Malaysia, padahal pangsa pasar di negara tetangga itu hanya sekitar sepersepuluh Indonesia.

Bahkan, Gita Wirjawan, yang saat itu menjabat kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) cukup geram dengan langkah RIM yang memilih Malaysia sebagai basis produksi BlackBerry mereka. Padahal, RIM selama ini menikmati untung besar dari pemasaran produknya di Indonesia.

Popular Posts