Diminati Yawadwipa, Mutiara Punya Nilai Jual

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 08 Februari 2012

Diminati Yawadwipa, Mutiara Punya Nilai Jual

VIVAnews - Direktur Utama PT Bank Mutiara Tbk, Maryono, menyerahkan pemilihan investor baru kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jika terdapat banyak peminat, berarti Bank Mutiara memiliki nilai jual yang baik.

"Hal itu membuat investor tertarik. Jika ada yang mau mendaftar silakan daftar kepada LPS," ujar Maryono di sela peresmian relokasi gedung baru Bank Mutiara Cabang Pasar Baru, Jakarta, Rabu 8 Februari 2012.

Pernyataan Maryono itu menanggapi pertanyaan wartawan terkait rencana pembelian Bank Mutiara oleh perusahaan investasi Yawadwipa Companies. Yawadwipa mengumumkan minatnya ingin membeli saham Bank Mutiara senilai US$750 juta atau sekitar Rp6,73 triliun.

Maryono mengatakan, dalam divestasi tersebut, otoritas penilai calon investor ada di LPS. Saat ini, LPS membuka pintu penawaran bagi siapa saja yang berminat membeli Bank Mutiara. "Siapa pun dari dalam dan luar negeri, yang berminat akan dinilai hingga akhir November. Siapa pun, silakan ajukan kepada LPS," tambahnya.

Dalam acara tersebut, Maryono mengatakan, Bank Mutiara merupakan bank sehat yang dinyatakan Bank Indonesia sejak 2011. Hingga akhir Desember 2011, total kredit mencapai Rp9,4 triliun atau meningkat 49,2 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini naik 97 persen sejak diambil alih oleh LPS 3 tahun lalu.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp11,3 triliun, atau meningkat 26 persen dibanding 2010 serta tumbuh 119 persen dalam waktu tiga tahun.

Total aset Rp13,1 triliun atau meningkat 22 persen dari tahun sebelumnya dan naik 135 persen dalam tiga tahun. Bank yang dulu bernama Century itu juga mencatatkan laba Rp290 miliar atau naik 33,4 persen dalam waktu satu tahun. Tingkat kredit bermasalah (NPL) yang sebelumnya 10,4 persen pada 2010, ditekan menjadi 3,9 persen pada 2011.

Ke depan, Bank Mutiara juga bekerja sama dengan jaringan ATM PT Bank Central Asia Tbk atau Prima, sehingga akan lebih bisa melayani nasabah dengan jumlah ATM sekitar 40 ribu. Bank Mutiara akan menambah lima cabang, dan membuka credit center yang sekarang sudah ada di Surabaya.

Selain itu, Bank Mutiara akan membuka layanan bagi bisnis usaha kecil dan menengah (UKM), gerai yang bisa memanfaatkan untuk transaksi valuta asing, dan direncanakan membuka empat gerai di empat lokasi. "Pada 2012 akan terjadi peningkatan outlet, baik normal, prioritas, kredit, maupun gerai untuk transaksi valas," tuturnya. (art)

Popular Posts