Dahlan: Aksi Korporasi Tak Perlu Petunjuk

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Kamis, 23 Februari 2012

Dahlan: Aksi Korporasi Tak Perlu Petunjuk

VIVAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, tidak akan memberikan petunjuk-petunjuk tertentu terkait aksi korporasi BUMN. Keputusan aksi korporasi akan langsung ditangani direksi BUMN.

"Semua sudah kami serahkan dalam aksi korporasi," kata Dahlan usai rapat di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis 3 November 2011.

Sebelumnya, Dahlan telah melimpahkan 18 kewenangan Menteri BUMN kepada manajemen perusahaan pelat merah untuk menggenjot aksi korporasi. "Saya nggak akan memberi petunjuk-petunjuk, nanti malah rusak," ujarnya.

Menurut dia, dalam setiap aksi korporasi, misalnya terkait tawaran maupun pilihan BUMN yang akan diakuisisi, muncul dari kedua pihak, baik kementerian maupun perusahaan. "Kami sampaikan, ini ada BUMN yang harus diselamatkan. Daripada Anda membuat anak perusahaan, mending mengambil ini saja," ujarnya.

Dalam dokumen yang diperoleh VIVAnews.com beberapa waktu disebutkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk diperkirakan mengambil alih BUMN-BUMN 'Duafa', yang terbelit masalah keuangan dan membukukan kerugian terus-menerus.

Telkom akan mengambil alih PT Pradnya Paramita dan PT Balai Pustaka. Namun, sebelum pengambilalihan, kedua BUMN ini bakal dilebur terlebih dulu. "Targetnya dalam dua bulan, seluruh proses pengambilalihan sudah selesai," kata seorang sumber di Kementerian BUMN.

Popular Posts