Bailout Yunani Belum Jelas, Bursa RI Tertekan

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Kamis, 16 Februari 2012

Bailout Yunani Belum Jelas, Bursa RI Tertekan

VIVAnews - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia kembali bergerak negatif pada transaksi hari ini, Kamis 16 Februari 2012. Sentimen negatif di Eropa yang mendorong indeks bursa acuan global dan regional melemah, berimbas ke transaksi saham domestik.

Indeks harga saham gabungan di BEI dibuka turun ke level 3.952,50, melanjutkan sesi prapembukaan pagi tadi yang melemah 20,60 poin atau 0,53 persen di posisi 3.932,44. Sementara itu, pada perdagangan Rabu, 15 Februari 2012, IHSG berakhir menguat tipis 0,2 poin ke level 3.953,04.

Menurut analis PT BNI Securities, Maxi Liesyaputra, indeks bursa regional Asia Pasifik yang menunjukkan pergerakan variatif pagi ini, seperti Nikkei dibuka menguat tipis dan Kospi yang melemah cukup signifikan menjadi acuan bagi para pelaku pasar di BEI.

"Begitu juga dengan pergerakan harga logam," kata dia dalam risetnya kepada VIVAnews di Jakarta.

Dia menuturkan, sentimen negatif Uni Eropa seperti tertundanya upaya penguatan suntikan modal untuk Yunani memunculkan keraguan investor. Upaya penanganan krisis Eropa, yang berimbas ke kurs euro yang melemah terhadap dolar AS menjadi faktor utama terkoreksinya bursa acuan global maupun regional.

"IHSG untuk hari ini sepertinya akan berfluktuasi dengan potensi terkoreksi. Sedangkan kisarannya bergerak pada level 3.920 sampai 3.970," tutur Maxi.

Analis PT Phillip Securities Indonesia, Armand Dharmasana, berpendapat senada. Menurut dia, bursa saham AS yang ditutup lebih rendah pada Rabu waktu New York terpicu kekhawatiran tentang dana talangan Yunani dan komentar Federal Reserve yang memupuskan harapan untuk pelonggaran kebijakan moneter. Kondisi di bursa AS itu ikut menjadi sentimen negatif ke bursa regional Asia.

Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 97,33 poin atau 0,8 persen di posisi 12.780,95. Indeks S&P 500 turun 7,27 poin atau 0,5 persen menjadi 1.343,23. Nasdaq Composite turun 16 poin atau 0,6 persen ke level 2,915.83.

Dia menuturkan, di tengah pergerakan IHSG yang mendatar beberapa hari terakhir, indeks cenderung bergerak melemah hari ini. Investor kembali dilanda ketakutan akan kemungkinan gagal bayar utang Yunani. "IHSG hari ini akan berada di kisaran 3.860 dan 3.995," ujar Armand. (art)

Popular Posts