HIPMI: Meski Krisis, Bank Jangan Panik

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Jumat, 21 Oktober 2011

HIPMI: Meski Krisis, Bank Jangan Panik

VIVAnews - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) berharap industri perbankan tidak panik dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global.

Selain itu, demi mendorong perekonomian domestik dalam menghadapi keadaan global, industri perbankan diminta tetap menyalurkan kredit ke sektor swasta.

"Artinya, kalau krisis seperti ini, bagaimana likuiditas bisa dipompa ke sektor riil, dan sektor riil ini yang dapat menjamin kuatnya ekonomi ke depan," ujar Ketua Umum HIPMI, Erwin Aksa, saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis 6 Oktober 2011.

Saat ini, dia melanjutkan, meningkatnya konsumsi dan permintaan barang-barang industri dari Tanah Air membuat dampak kondisi global tidak terlalu terasa di Indonesia.

"Kan domestik yang menjadi penopang perekonomian kita. Yang saya ingin tekankan lagi, agar perbankan nasional jangan mengurangi likuiditas terhadap sektor swasta dengan mengurangi kredit atau menghentikan kredit kalau krisis itu mengganggu ekonomi," kata Erwin.

Sebagai informasi, Indonesia menduduki peringkat ke-75 dari 134 negara tujuan bisnis terbaik versi majalah Forbes. Indonesia berhasil lolos dari krisis keuangan global karena ketergantungan pada konsumsi domestik sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Investasi yang meningkat, baik oleh investor lokal maupun asing, juga mendukung pertumbuhan solid ekonomi Indonesia. (art)

Popular Posts