IHSG Makin Dekati Level 4.200

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Senin, 01 Agustus 2011

IHSG Makin Dekati Level 4.200

VIVAnews - Volume transaksi yang meningkat cukup besar selama transaksi kemarin, Senin 1 Agustus 2011, memicu indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali mencatat rekor tertinggi baru di level 4.193,44.

IHSG terangkat 62,64 poin (1,51 persen) dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Volume transaksi yang dibukukan tercatat mencapai 38,96 juta lot senilai Rp18,5 triliun. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 4.193,55 dan makin mendekati level psikologis 4.200.

"IHSG ditutup di level tertinggi sepanjang sejarah setelah reli yang cukup kuat sejak pertengahan Juni 2011," kata analis PT Kiwoom Securities Indonesia, Ryan Ariadi Suwarno, Selasa, 2 Agustus 2011.

Dia menjelaskan, secara teknis, tingginya IHSG pada transaksi kemarin ditopang volume transaksi yang cukup besar. Meski demikian, IHSG memerlukan konsolidasi atau koreksi teknis untuk memperkuat tren kenaikannya.

Sementara itu, secara fundamental, meski data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Juli terjadi inflasi 0,67 persen, kondisi tersebut tidak menahan arus masuk investasi asing. Aksi beli terhadap sejumlah saham unggulan di bursa efek juga terus berlangsung.

Bahkan, selama semester I-2011, data ekonomi RI cukup positif, dengan mencatat surplus neraca perdagangan. Surplus perdagangan Indonesia mencapai US$15,05 miliar atau jauh lebih besar dibandingkan periode sama tahun lalu sekitar US$10 miliar.

Tahun lalu, IHSG mencatat kinerja terbaik se-Asia Pasifik. Indeks saham pada akhir perdagangan 2010 ditutup pada level 3.703,51 poin atau menguat sebesar 46,13 persen dibandingkan penutupan akhir 2009 yang berada di posisi 2.534,36.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan IHSG tahun lalu mengalahkan indeks Bursa Thailand (Bangkok SET) yang naik 40,85 persen, Filipina (Philippine SE) terangkat 37,56 persen, dan Korea Selatan (Korea Composite) naik 21,44 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah juga mencatat penguatan cukup signifikan sejak bulan lalu. Rupiah menguat di kisaran Rp8.500 hingga Rp8.550 per dolar AS selama Juli 2011.

"Penguatan rupiah ini cukup tinggi dibanding level Rp8.970 pada akhir 2010," ujarnya.

Pada transaksi kemarin, berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia, rupiah berada di kisaran level Rp8.481, atau menguat tajam dibanding akhir pekan lalu di posisi Rp8.508.

Popular Posts