Alasan Lapangan Kerja, RI Impor Sapi Muda

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Senin, 29 Agustus 2011

Alasan Lapangan Kerja, RI Impor Sapi Muda

VIVAnews - Pemerintah berencana mengimpor sapi muda-- yang secara teknis disebut sapi bakalan-- pada tahun-tahun yang akan datang. Sapi-sapi ini dapat dibiakan sebelum akhirya siap dipotong.

Rencana itu, "Dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan lapangan pekerjaan baru,” ujar Menteri Pertanian, Suswono, saat jumpa pers di Kantor Kementrian Perekonomian, Jakarta, Jumat 8 Juli 2011. Proses pembiakan sapi-sapi itu diharapkan bisa menyedot tenaga kerja.

Data Badan Karantina Kementerian Pertanian menunjukan bahwa tiap bulan Indonesia rata-rata mengimpor 50 ribu ekor sapi berbagai jenis. Jadi setahun  mencapai 600 ribu ekor. Hingga saat ini, sapi yang sudah didatangkan ke Indonesia tercatat mencapai 140 ribu ekor.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan bahwa pemerintah  masih membahas kelanjutkan kebijakan impor sapi. Pemerintah harus melihat terlebih dahulu kecukupan stok daging di dalam negeri.

“Soal volume kita menghitung dari daya dukung nasional. Kebutuhan kita selama ini mencapai 2,5 hingga 3 juta ton. Kalau dari dalam negeri mampu (mencukupi), maka kita tidak perlu impor," kata dia.

Meski target swasembada yang dicanangkan mengharuskan menyisakan 10 persen dari produksi daging, Hatta menyatakan opsi impor daging masih terbuka. Alasannya, tingkat pendapatan per kapita masyarakat Indonesia yang terus naik bisa jadi membuat kuota daging nasional belum mencukupi kebutuhan nasional.

 

Kerja di rumah

Popular Posts