Merpati Lahir Bermodal Rp10 Juta

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 11 Mei 2011

Merpati Lahir Bermodal Rp10 Juta

VIVAnews - PT Merpati Nusantara Airlines tengah disorot publik. Terutama, terkait jatuhnya pesawat Merpati jenis MA60 buatan Xiang Aircraft di perairan Kaimana, Papua Barat, pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya 25 orang, yang terdiri 21 penumpang dan empat awak.

Bahkan, Komisi V DPR yang menangani bidang transportasi dan perhubungan rencananya akan kembali memanggil Kementerian Perhubungan dan petinggi PT Merpati Nusantara Airlines hari ini, Rabu 11 Mei 2011. Pemanggilan itu, terutama akan mempertanyakan kelaikan terbang dari pesawat Xian MA60 buatan China tersebut.

Namun, menurut laman Merpati di facebook, ternyata maskapai tersebut memiliki sejumlah kategori sangat baik dari Kementerian Perhubungan. Meski Skytrax, lembaga independen pemeringkat maskapai penerbangan dunia memberikan penilaian bintang 2 atau memiliki kualitas pelayanan kurang.

Berikut, sejarah maskapai penerbangan yang sahamnya dimiliki Pemerintah Republik Indonesia sebesar 1.344.468 saham atau 95,79 persen dan PT Garuda Indonesia 59.088 saham atau 4,21 persen.

Bermodal Rp10 juta dan enam pesawat, Merpati Nusantara Airlines memulai usahanya sebagai jembatan udara yang menghubungkan tempat-tempat terpencil di Kalimantan.

Merpati sendiri "lahir" berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 1962 yang menetapkan pendirian perusahaan negara perhubungan udara daerah dan penerbangan serbaguna Merpati Nusantara, yang disebut juga PN Merpati Nusantara.

Perusahaan milik negara ini dikenal dengan nama Merpati Nusantara yang selanjutnya dikenal sebagai Merpati dengan kode penerbangan MZ dari International Air Transport Association (Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional; disingkat IATA).

Perusahan penerbangan nasional domestik di Indonesia ini ternyata pernah beberapa tahun lalu menerbangan rute-rute regional Asia Tenggara dan Australia. Namun, seperti beberapa maskapai Indonesia lainnya, maskapai ini masuk daftar hitam Uni Eropa karena masalah keamanan dan keselamatan. (dari berbagai sumber) (eh)

Related Posts:

Kerja di rumah

Popular Posts