Mobil di Indonesia Tak Cocok Pakai Premium

VIVanews - Pemerintah menilai mobil yang beredar di Indonesia saat ini sudah tidak cocok lagi menggunakan premium. Mobil yang beredar di Indonesia sekarang ini sejatinya minimal menggunakan Bahan Bakar Minyak RON 91.
"Sekarang ini kan, kami coba BBM dengan dua kualitas, Oktan (RON) 88 dan Oktan 91," kata Dirjen Minyak dan Gas Bumi Evita Legowo di Jakarta, Senin, 6 Desember 2010.
Menurut Evita, jika mesin mobil dengan spesifikasi oktan 91 menggunakan premium yang hanya memiliki kadar oktan 88 dampaknya tidak bagus. "Itu akan mengakibatkan pemborosan sebesar 30 persen."
BBM yang dipasarkan dengan kadar Oktan 88 adalah Premium. Sedangkan, untuk produk BBM dengan kadar Oktan 92 adalah Pertamax (Pertamina), Shell Super (Shell), Primax 92 (Petronas) dan Performance 92 (Total).
Untuk BBM dengan kualitas tinggi adalah bahan bakar dengan kadar Oktan 95. Contohnya Pertamax Plus (Pertamina), Shell Super Extra (Shell), Primax 95 (Petronas) dan Performance 95.
Praktisi industri otomotif Gunadi Sindhuwinata mengaku heran dengan banyaknya mobil bagus yang mengkonsumsi bahan bakar minyak bersubsidi premium ketimbang memakai Pertamax. Padahal, konsumsi premium justru akan membuat kinerja mesin menjadi tidak optimal, boros, tidak bertenaga dan polusi.
"Saya heran saja banyak mobil bagus pakai Premium, pengendara sepeda motor saja banyak yang pakai Pertamax," kata Direktur Utama PT Indomobil tersebut beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui pemerintah akan membatasi penggunaan bensin bersubsidi dengan melarang mobil pribadi atau pelat hitam menggunakan Premium. Sedangkan untuk angkutan umum atau pelat kuning masih diperbolehkan menggunakan Premium.
Untuk kendaraan umum jenis taksi, menurut Evita selama taksi tersebut menggunakan pelat kuning maka berhak untuk menggunakan BBM bersubsidi.
"Kami gunakan yang mudah, pelat kuning dan hitam. Kalo taksi yang pelat hitam tidak dapat. Yang pelat kuning juga kan diatur dari sisi perpajakan jadi dikontrol juga oleh pajak," katanya. (hs)
Baca Juga:
Dirut Indomobil: Motor Saja Pakai Pertamax