Harga Bensin di Mentawai Sudah Rp10.000/liter

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 07 Maret 2012

Harga Bensin di Mentawai Sudah Rp10.000/liter

Harga bensin Rp10 ribu telah diberlakukan pedagang-pedagang eceran sejak beberapa waktu lalu. (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak diyakini akan memberatkan masyarakat yang mendiami daerah-daerah terluar. Dalam keadaan normal saja, harga BBM jenis bensin di Kabupaten Kepulauan Mentawai mencapai Rp10 ribu per liter di tingkat eceran pinggir jalan.

Menurut pengakuan warga Sikakap, Kabupaten Mentawai, harga bensin Rp10 ribu telah diberlakukan pedagang-pedagang eceran sejak beberapa waktu lalu. “Sudah lama kenaikan harga ini terjadi,” kata Supri, warga Sikakap kepada VIVAnews, Rabu 7 Maret 2012.

Kenaikan harga ini, menurut Supri, hanya berlaku di pedagang eceran. “Di lokasi mirip SPBU (agen penyalur di Sikakap) harga BBM normal, seperti yang disyaratkan Pertamina, tapi membelinya juga terbatas,” tambah Supri.
 
Kondisi ini terjadi tidak hanya di pelosok-pelosok daerah terluar di Sumatera Barat tersebut, namun hampir di setiap pedagang eceran di pinggir jalan kecamatan. Di Sikakap, hanya ada satu agen penyalur BBM yang ditunjuk Pertamina dengan tarif BBM normal. Bensin Rp4.500 per liter, minyak tanah Rp3.800 per liter, dan Solar Rp4.500 per liter.
 
Biaya angkut

Asisten II Bidang Pembangunan Ekonomi Kabupaten Mentawai, Martinus kepada VIVAnews dalam sambungan telepon membantah soal kenaikan harga tersebut. “Saya baru cek ini, tidak ada itu kenaikan harga BBM,” ujar Martinus.
 
Namun, ia tidak membantah bila kenaikan harga BBM ini terjadi di pelosok Kepulauan Mentawai akibat biaya angkut BBM. Berdasarkan surat keputusan bupati setempat, harga eceran tertinggi BBM jenis bensin dan solar di tingkat pangkalan Rp6.000 per liter.

Harga ini naik sekitar Rp1.500 per liter mengingat biaya angkut BBM dari dermaga di Sikakap. “Kesepakatan ini diambil ada hitung-hitungannya dengan melibatkan pangkalan dan tokoh masyarakat,” katanya.
 
Mekanisme penyaluran BBM ke Mentawai berdasarkan ketetapan Pertamina yang menunjuk agen penyalur resmi. Agen ini membawa BBM dari Padang hingga ke dermaga penampung yang ada di Sikakap hingga ke pangkalan di ibu kota kecamatan. Di dermaga penampung, harga BBM sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan Pertamina.
 
“Di ibukota kabupaten harga BBM normal, Rp6.000 sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan Pemda, di pelosok bisa saja naik karena biaya transpor speed boat lumayan besar,” katanya.
 
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mentawai ini mengaku, pasokan BBM ke kabupaten tersebut tetap normal, yakni untuk bensin mencapai 274 KL per bulan. Untuk Solar, katanya, berkisar 129 KL per bulan.
 
Bagaimana jika pemerintah resmi menerapkan kenaikan harga BBM pada April mendatang? “Tentu ini akan memberatkan dan menjadi bahan rapat kita di sini untuk menyesuaikan kembali harga eceran tertinggi BBM,” ujar Martinus.
 
Menurutnya, jika pemerintah resmi menaikan harga BBM April mendatang, bisa dipastikan harga BBM di Mentawai akan kembali melonjak melebihi Rp6.000 per liter. Kenapa tidak, saat harga BBM jenis bensin dan solar dijual Rp4.500 per liter, Pemkab setempat merumuskan harga eceran tertinggi di pangkalan berdasarkan biaya transportasi Rp6.000 per liter. (ren)

Popular Posts