Pertamina dan Aramco Teken MoU Kilang Tuban

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Sabtu, 18 Februari 2012

Pertamina dan Aramco Teken MoU Kilang Tuban

VIVAnews - Pertamina dan Saudi Aramco Asia Company Limited (SAAC), anak perusahaan Saudi Aramco, menandatangani nota kesepahaman rencana pembangunan proyek kilang minyak dan petrokimia terintegrasi di Tuban, Jawa Timur. Kilang dan petrokimia ini didesain untuk memproses minyak mentah 300.000 barel per hari (bph).

"Kerjasama investasi ini sangat berharga dalam memperkuat pasokan BBM dan petrokimia untuk memenuhi permintaan domestik yang sangat besar saat ini dan di masa yang akan datang," kata Direktur Perencanaan Investasi dan Management Risiko Pertamina, M Afdal Bahaudin, dalam keterangan tertulis.

Menindaklanjuti penandatanganan Nota Kesepahaman ini, tim pelaksana proyek akan memasuki fase selanjutnya yaitu kajian bersama yang termasuk di dalamnya riset pasar, dan analisis keekonomian serta studi konfigurasi kilang.

Pertamina, kata Afdal, sangat mendukung mitra untuk kesuksesan proyek yang sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. Kerja sama ini diharapkan lebih mempererat kerjasama Pertamina dengan Saudi Aramco.

"Proyek Kilang Tuban merupakan bagian dari rencana Pertamina untuk meningkatkan ketahanan energi Indonesia," kata Afdal.

Menurut Vice President of Marketing, Supply, and Joint Venture Coordination Saudi Aramco, Dawood M Dawood, kerja sama ini merupakan langkah penting pertama untuk semakin mempererat hubungan perusahaanna dengan Pertamina yang sudah kuat.

Kerja sama ini juga merupakan bagian dari strategi Saudi Aramco untuk meningkatkan eksistensi bisnis hilir global. "Saudi Aramco berkomitmen merancang investasi yang win-win dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan," kata Dawood.

Proyek kilang dan petrokimia ini akan memproduksi produk petrokimia dan BBM berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di Indonesia dan Asia Tenggara.

Proyek merepresentasikan peluang bagi Saudi Aramco untuk bermitra dengan Pertamina, BUMN minyak dan gas Indonesia, dan untuk mengkapitalisasi peluang investasi di industri hilir Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan. (eh)

 

Popular Posts