Mobil Klasik, Investasi Baru Pemberi Laba

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Minggu, 05 Februari 2012

Mobil Klasik, Investasi Baru Pemberi Laba

VIVAnews - Tak puas dengan instrumen investasi yang ada, para pemilik dana berlebih kini mulai melirik bentuk investasi lain yang lebih menguntungkan. Salah satunya adalah mobil klasik.

Historic Automobile Group International (HAGI) Seperti dikutip VIVAnews.com dari laman telegraph, melaporkan harga mobil klasik selama tahun 2011 melonjak 20 persen. Keuntungan ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan emas yang hanya naik 10 persen.

"Kami menemukan kenyataan bahwa investasi mobil klasik tengah bergerak ke wilayah bentuk investasi. Ini merupakan atribut menarik bagi kolektor dan investor," kata Dietrich Hatlapa, yang telah bekerja selama 20 tahun di sektor keuangan sebelum meluncurkan indeks HAGI.

HAGI menilai dengan ketidakpastian ekonomi, masyarakat kini cenderung memilih investasi dalam bentuk fisik yang dianggap memiliki nilai intrinsik. Khususnya barang-barang yang memiliki pasokan terbatas.

Naiknya permintaan ini menyebabkan harga terus meningkat seperti terjadi pada perangko klasik, anggur klasik, karya seni, mobil klasik dan atik.

Namun, HAGI juga menilai nilai kendaraan klasik bisa saja turun karena adanya depresiasi. Sebuah mobil bisa saja mengalami cat yang terus luntur atau terdapat goresan. Selain itu, investor juga tak bisa menikmati dividen maupun pendapatan seperti instrumen obligasi atau bentuk lainnya.

Bahkan, investor harus mengeluarkan uang untuk merawat dan membetulkan kendaraan guna tetap membuatnya bisa menghasilkan keuntungan.

Hatlapa menilai, investasi mobil klasik dalam jangka panjang sungguh menggiurkan. Dari sebuah data analisa historis, indeks HAGI yang mengukur 50 mobil klasik utama mencatat kenaikan harga 30 kali dalam 30 tahun terakhir. Jumlah itu sama dengan rata-rata pertumbuhan 12 persen per tahun. Dalam kurun yang sama, harga emas hanya naik 2,17 persen per tahun.

Namun, Hatlapa tetap mengingatkan investor bahwa kenaikan itu sangat bervariasi tergantung pada merek dan model kendaraan. Dua merek terkenal yang tak masuk dalam daftar kinerja terbaik 2011 adalah Ferrari dan Porsche.

Investor juga harus mengerti bahwa indek HAGI ini menggambarkan harga kendaraan yang jarang dan merupakan mobil klasik paling mahal. Sebagai contoh, Aston Martin coupe keluaran tahun 1955 yang dibeli seharga 181 ribu poundsterling pada 2009, berhasil dijual sebesar 227 ribu poundsterling pada Mei 2011.

"Investor yang berhasil menginvestasikan dananya dalam bentuk kendaraan klasik harus mempunyai penerawangan yang bagus mengenai mobil yang akan popular sepanjang masa. Kami belum melihat investor China dan India menyimpan dananya di pasar ini," kata Andrian Boulding, seorang pensiunan direktur strategi dari Legal & General.

Popular Posts