Gagal di KPK, Yunus Husein Melamar ke OJK

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Kamis, 16 Februari 2012

Gagal di KPK, Yunus Husein Melamar ke OJK

VIVAnews - Gagal melenggang sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yunus Husein mengaku telah melamar salah satu posisi di lembaga yang baru dibentuk pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ini melamar untuk posisi calon ketua Bidang Komunikasi Perlindungan Nasabah dan Masyarakat OJK.

"Saya sudah mendaftar di OJK," kata Yunus dalam pesan singkat yang diterima VIVAnews.com, Selasa, 14 Februari 2012.

Selain Yunus, VIVAnews juga menemukan nama pengamat pasar modal, Yanuar Rizky yang turut mendaftarkan diri. Yanuar bahkan mendaftar sebagai calon ketua OJK.

"Saya mempunyai latar belakang pemeriksaan di bursa. Saya juga memiliki pengalaman di sistem pengawasan moneter dan perbankan," ujar Yanuar.

Yanuar mengklaim dirinya memperoleh dukungan penuh dari pekerja perbankan dan asosiasi pekerja seluruh Indonesia. "Saya menikmati prosesnya saja, yang penting kan prosesnya," kata dia.

Bagi Yanuar, di masa transisi seperti saat ini, OJK perlu melakukan harmonisasi dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Bank Indonesia, dan lembaga keuangan lainnya. Hal itu diperlukan agar OJK menjadi lembaga yang kuat.

Nama lain yang muncul dalam pendaftaran dewan komisioner OJK kali ini adalah pengamat ekonomi, Iman Sugema. Salah satu pendiri Ec-Think ini mendaftar sebagai calon ketua dan wakil ketua OJK.

"Saya memiliki motivasi dan kompetensi yang kuat. Sebagai seorang akademisi, saya memiliki integritas yang baik, tidak korupsi dan tidak terikat," tegasnya.

Iman Sugema menilai OJK harus tetap berjalan dengan perlunya pengaturan dalam menjalankan supervisi. "Pengaturan sektor keuangan. Ini akan lebih besar dari BI dan Bapepam. Konsentrasi power di dalamnya sangat besar," ujarnya. (art)

Popular Posts