Euro Jatuh Terendah Sejak Januari

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Rabu, 22 Februari 2012

Euro Jatuh Terendah Sejak Januari

VIVAnews - Nilai tukar euro melemah ke level terendah lebih dari satu dekade terhadap yen, dan 11 bulan terakhir terhadap dolar AS. Anjloknya euro justru setelah Departemen Keuangan Italia sukses melelang obligasi negara hingga 9 miliar euro atau sekitar Rp105 triliun.

Pada Kamis dinihari, 29 Desember, euro jatuh ke sesi terendah sejak Januari, US$1,2938, sebelum kembali naik ke US$1,2949. Sementara itu, nilai tukar euro terhadap yen berada pada posisi 100.95 yen, turun dibanding perdagangan sebelumnya, 101.79 yen.

Anjloknya euro turut menekan indeks saham di AS hingga lebih dari 1 persen. Dow Jones Industrial Average jatuh 139,94 poin atau 1,14 persen menjadi 12,151.41. Indeks Standard & Poor 500 turun 15,79 poin atau 1,25 persen ke 1,249.64, dan Nasdaq Composite Index kehilangan 35,22 poin atau 1,34 persen ke 2,589.98.

"Tampaknya seperti kelemahan dalam euro yang melanggar titik US$1,30. Ini benar-benar membuat investor mendorong (aksi) jual," kata Ryan Detrick, senior technical strategist di Schaeffer's Investment Research, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Italia berhasil menghimpun dana murah senilai 9 miliar euro dalam lelang Rabu kemarin. Ongkos penerbitan surat utang jangka pendek Italia dilaporkan terpangkas separuhnya.

Rata-rata tingkat imbal hasil dari penerbitan surat utang bertenor enam bulan itu hanya 3,25 persen atau separuh lebih rendah dibandingkan posisi beberapa bulan sebelumnya pada instrumen sama di Eropa, yakni 6,5 persen.

Ini merupakan lelang pertama yang digelar pemerintah Italia setelah mendapat kucuran dana murah dari Bank Sentral Eropa (ECB) senilai 490 milliar euro pada 21 Desember 2011. (adi)

Popular Posts