Ledakan Bom Tak Pengaruhi Pasar Saham

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Sabtu, 16 April 2011

Ledakan Bom Tak Pengaruhi Pasar Saham

VIVAnews - Ledakan bom terjadi di lingkungan Markas Polres Kota Cirebon, Jumat, 15 April 2011 pukul 12.35 WIB. Seorang tewas dan belasan lainnya terluka. Korban tewas yang tergeletak di lokasi kejadian diduga adalah pelaku bom bunuh diri.

Markas Polres Kota Cirebon itu berada tepat di jantung kota Cirebon. Bom itu meledak di aula yang biasa digunakan sebagai masjid di Markas Polresta Cirebon.

Namun, kejadian tersebut tidak berpengaruh pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal transaksi sesi II, indeks harga saham gabungan (IHSG) justru menguat 6,6 poin atau 0,18 persen ke level 3.714,58.

Sementara itu, pada akhir sesi I, IHSG ditutup naik 1,94 poin atau 0,05 persen ke level 3.709,92 dari pembukaan perdagangan yang melemah di posisi 3.707,89. Sehari sebelumnya, IHSG berada di level 3.707,98.

Menurut Kepala Riset PT Recapital Securities, Pardomuan Sihombing, sejak kejadian Bom Bali, terlihat investor mulai rasional dalam menghadapi kejadian-kejadian ledakan bom.

Investor, dia menjelaskan, semakin sadar bila ledakan bom tidak langsung mempengaruhi kinerja emiten-emiten yang tercatat di bursa. "Terbukti, kejadian teror bom buku dan hari ini, IHSG tetap positif," ujarnya saat dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, hari ini.

Robin Setiawan, analis PT Valbury Asia Securities juga berpendapat senada. Sepertinya pelaku pasar sudah terbiasa dengan kejadian ledakan-ledakan bom yang sering terjadi di Indonesia.

"Investor sepertinya sudah tidak terpengaruh lagi dengan teror-teror bom. Bom hari ini dan kejadian bom beberapa waktu lalu (bom buku) tidak membuat pelaku pasar panik," tuturnya.

Apalagi, dia menambahkan, kejadian bom hari ini terjadi di Cirebon, bukan berlokasi di pusat bisnis Jakarta dan ledakannya tidak besar seperti bom Bali yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan harta. "Sepertinya, IHSG masih berpeluang menguat hingga akhir transaksi walau dibayangi tekanan jual," ujar Robin. (art)

Related Posts:

Kerja di rumah

Popular Posts