Krisis di Libya, Grup Medco Tunda Ekspansi

Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 01 Maret 2011

Krisis di Libya, Grup Medco Tunda Ekspansi

VIVAnews - Anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk, yakni PT Exspan Petrogas Intranusa menunda ekspansi ke Timur Tengah karena situasi politik yang tidak menentu. 

Awalnya, anak perusahaan Medco Energi tersebut berminat merambah pasar jasa well services di beberapa kawasan Timur Tengah, seperti Yaman, Libya, dan Oman.

"Rencana ekspansi kami tunda sampai waktu yang belum ditentukan,  mengingat situasi politik akhir-akhir ini di kawasan Timur Tengah yang tidak menentu," ujar Direktur Utama Exspan Petrogas Intranusa, Aditya Mandala, dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews.com di Jakarta, Selasa, 1 Maret 2011.

Saat ini, Exspan Petrogas Intranusa memiliki lima buah rig Work Over Well Service (WOWS) dengan kapasitas 350 HP–450 HP. Alat ini berfungsi untuk pengeboran dan perawatan sumur minyak.

Menurut Aditya, tahun depan perusahaan berencana untuk menambah investasi satu rig lagi dan beberapa pendukung peralatan teknologi tinggi seharga US$7 juta. "Investasi baru ini untuk mencapai target pertumbuhan revenue 15 persen," ujarnya.

Dia menuturkan, kelima rig yang sudah dimiliki Exspan tersebut saat ini bekerja di ladang minyak milik Pertamina dan Medco E&P yang berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan wilayah Jawa.  

Selain jasa WOWS, slickline, perforating, mud services, dan electric wireline logging (EWL), Exspan juga mengerjakan kegiatan processing data seismic 2D dan 3D untuk melengkapi keakuratan data interpretasi dalam menemukan cadangan minyak.

Jasa yang ditawarkan Exspan sifatnya integrated services untuk semua kegiatan jasa pengeboran dan pengembangan sumur minyak. "Pelayanan integrated services sangat memudahkan bagi perusahaan migas," ujar Aditya.

Aditya menjelaskan, Exspan belum sekelas Schlumberger yang merupakan perusahaan pelayanan di bidang perminyakan besar. "Tapi, kami memiliki visi dan misi ke arah sana dengan mengoptimalkan kemampuan para insinyur asal Indonesia dengan standar keselamatan kerja yang tinggi," kata dia.

Exspan sebelumnya sudah pernah bekerja untuk jasa pengembangan sumur di Irak dan Myanmar. Pada 2011, perusahaan berencana memulai kegiatan di lapangan Medco Energy yang ada di blok 82 dan 83 Yaman. "Apa boleh buat, karena situasi politik yang kurang mendukung di kawasan Timur Tengah, rencana ini tertunda sementara," ujar Aditya. (art)

Related Posts:

Kerja di rumah

Popular Posts