Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Selasa, 01 Februari 2011

Krisis Mesir Belum Ganggu Perdagangan RI

VIVAnews - Kementerian Perdagangan menilai situasi politik yang memanas di Mesir belum memberikan pengaruh terhadap perdagangan Indonesia dengan Mesir.

"Sampai sejauh ini belum terlihat (pengaruhnya terhadap Indonesia)," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Selasa 1 Februari 2011.

Sebab, menurut Mari, Indonesia saat ini masih menjalin perjanjian perdagangan melalui kerja sama antarnegara Asean dengan beberapa negara seperti China dan India. "Ke depan, perdagangan akan terkonsentrasi di kawasan Asia Selatan," ujar dia. Perjanjian serupa juga dilakukan dengan Korea dan Australia.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan Mesir menduduki peringkat ke-25 untuk negara tujuan ekspor Indonesia.

Nilai ekspor non migas Indonesia ke Mesir dari Januari hingga November 2010 sebesar US$765,3 juta. Sementara itu, nilai ekspor dari Januari hingga November 2009 tercatat US$611,8 juta dan sepanjang 2009 menjadi US$708,8 juta.

Namun, Mari justru mengingatkan untuk mewaspadai kenaikan harga minyak dunia. "Pengaruh krisis ini akan terlihat pada kenaikan minyak dunia, yang sekarang sudah US$100 per barel," tuturnya. "Ini yang harus kami antisipasi."

Sementara itu, mantan Direktur Utama PT Pertamina, Omar S Anwar, mengatakan krisis di Mesir dapat memicu kenaikan harga minyak dunia.

Meski Mesir bukan negara penghasil minyak, distribusi minyak ke Eropa dari negara-negara Arab melalui Terusan Suez yang berada di wilayah Mesir bisa terganggu. "Krisis ini memicu asuransi terkait pengiriman minyak naik," kata dia.

Gaji Presiden Sebaiknya Lebih Besar dari BUMN

VIVAnews- Direktur Utama PT Jasa Marga Persero Tbk Frans Sunito menilai sebaiknya gaji presiden di atas gaji Dirut BUMN. Alasannya beban kerja presiden lebih banyak dibanding Dirut BUMN.

"Harusnya gaji presiden lebih tinggi dari kita. Kasihan kan presiden itu banyak sekali urusannya " katanya di Gedung DPR Senin, Jumat 31 Januari 2011.

Tak hanya presiden, Frans juga setuju dengan langkah pemerintah yang akan menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) yang dinilai masih rendah. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengurangi potensi penyimpangan karena seseorang dengan gaji kecil dan beban kerja besar rawan melakukan penyimpangan

"Orang yang rendah gajinya akan mudah tergoda," katanya.

Meski gaji Dirut BUMN lebih tinggi dibanding gaji presiden, menurutnya, tidak perlu ada evaluasi bagi gaji pejabat BUMN. Pasalnya gaji pegawai BUMN sama dengan perusahaan swasta.

"Janganlah dikhususkan BUMN, semua perusahaan swasta gajinya sama," kata Frans.

Menurut dia, gaji yang diterimanya sesuai dengan pasar. Standarnya, gaji BUMN tidak lebih tinggi dari industri yang sama.

Meneg BUMN Mustafa Abubakar juga mengatakan pihaknya tidak bisa begitu saja melakukan penyesuaian gaji terhadap karyawan BUMN. Pasalnya, pemerintah khawatir jika gaji direksi di turunkan dan angkanya lebih rendah dari industri sejenis, maka karyawan dan direksi BUMN lebih memilih ke perusahaan lain. (sj)

Kuartal IV-2010, Antam Produksi 745 Kg Emas

VIVAnews - PT Aneka Tambang Tbk pada kuartal keempat 2010 membukukan pendapatan Rp2,99 triliun (tak diaudit). Pendapatan ini naik 22 persen dibandingkan kuartal keempat 2009.

Lonjakan pendapatan ini diakibatkan kenaikan penjualan feronikel dan bijih nikel, seiring dengan peningkatan permintaan, serta peningkatan harga jual.

Dalam laporan keuangan yang diterima VIVAnews.com, Selasa 1 Februari 2011, penjualan feronikel Antam naik 60 persen menjadi 7.287 TNi (ton Nikel dalam Feronikel). "Ini seiring dengan peningkatan permintaan yang terjadi sejak awal 2010," kata Sekretaris Perusahaan PT Antam, Bimo Budi Satriyo.
 
Menurut Bimo, peningkatan permintaan bijih nikel juga mendorong peningkatan produksi bijih nikel kadar tinggi hingga 39 persen menjadi 1,1 juta wet metric tons (wmt). Sedangkan produksi bijih nikel kadar rendah naik 74 persen menjadi 875.520 wmt.

Peningkatan permintaan juga mendorong kenaikan volume penjualan bijih nikel kadar tinggi sebesar 22 persen menjadi 1,03 juta wmt. Sementara volume penjualan bijih nikel kadar rendah naik 199 persen menjadi 770.549 wmt.

Produksi emas Antam pada kuartal empat mencapai 745 kilogram yang terdiri dari produksi emas Pongkor sebesar 601 kg dan produksi emas Cibaliung sebesar 144 kg. Capaian ini naik 9 persen, karena pada kuartal empat 2009, tambang Cibaliung belum menjadi aset Antam.

Antam mengakui, pada kuartal empat terjadi penurunan kegiatan perdagangan emas. Volume penjualan pada kuartal empat 2010 juga turun 45 persen menjadi 1.544 kg.

Bimo mengatakan, pada kuartal empat, Antam tidak memproduksi bijih bauksit seiring dengan telah ditutupnya tambang Kijang. Dengan habisnya cadangan di tambang ini, Antam telah memindahkan operasi ke lokasi baru di Tayan, Kalimantan Barat, dan akan mengembangkan deposit menjadi produk alumina yang lebih memiliki nilai tambah. (sj)

Gaji Pejabat Naik, Efeknya Seperti Bola Salju

VIVAnews- Rencana kenaikan gaji 8000 pejabat negara diperkirakan mempunyai efek bola salju. Pasalnya rencana itu akan menimbulkan inflasi di saat pemerintah bekerja keras mengurangi tekanan inflasi.

Menurut ekonom Dradjad Wibowo, kenaikan itu akan mendorong ekspektasi inflasi di semua lini, tidak hanya pemerintah namun juga swasta. Hal itu dikarenakan dengan kenaikan gaji presiden dan pejabat lain termasuk DPR, akan mendorong kenaikan gaji bagi PNS. Efek selanjutnya, swasta juga terpaksa menaikkan gaji pegawai.

"Jadi efeknya seperti bola salju. Ekspektasi seperti ini malah bisa memicu inflasi tambahan," ujarnya kepada VIVAnews.

Ia menilai kalangan DPR sebaiknya menolak tegas rencana pemerintah yang akan menaikkan gaji pejabat negara mulai dari presiden hingga bupati dan angota DPR sendiri.

"Wacana itu kontraproduktif, apalagi pada saat yang sama BI juga meminta kenaikan gaji," ujarnya.

Sementara terkait dengan perbandingan gaji presiden dan direksi BUMN, menurutnya, keduanya tidak pantas dibandingkan. BUMN merupakan korporasi dan direksinya bukan pejabat publik namun profesional. Jika memang kinerjanya sebagus perusahaan swasta, wajar remunerasinya seperti swasta. Namun demi keadilan, mestinya gaji BUMN tidak dipaksakan setingkat swasta.

"Harus ada rasa kepantasan, sehingga remunerasi mereka sebenarnya harus diturunkan," ujarnya.

Dradjad mencontohkan di negara-negara maju, penghasilan direksi korporasi memang lebih tinggi dari pejabat negara. Di Australia, penghasilan Perdana Menteri dan Gubernur Jenderal itu hanya 1/5 dari direksi korporasi besar. Bahkan dalam kasus korporasi papan atas, penghasilan direksinya bisa 6-9 kali lipat dari Perdana Menteri atau Gubernur Jenderal.

Politisi di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Eropa Barat, Jepang, Australia rata-rata sudah paham bahwa gaji pejabat negara itu jauh di bawah direksi korporasi.

"Jadi, anggapan bahwa gaji Presiden harus yang paling tinggi dan lebih tinggi dari direksi BUMN itu salah kaprah. Itu mengaburkan, beda antara pejabat negara dengan direksi korporasi," tegasnya. (hs)

Harta Kekayaan Hosni Mubarak

VIVAnews - Presiden Hosni Mubarak telah memimpin Mesir lebih dari 30 tahun. Lama menguasai negeri piramida itu, sejumlah kalangan menuduhnya  sudah menimbun harta berlimpah di sejumlah negara.

Harian Aljazair, Alkhabar, seperti dimuat ulang oleh JP News, melansir bahwa kekayaan keluarga Hosni Mubarak mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp360 triliun. Kekayaan ini tersebar di beberapa rekening dan properti di Amerika Serikat, Swiss, Inggris, dan Jerman.

Suzanne, istri Mubarak, menurut laporan rahasia telah menjadi anggota klub miliarder sejak 2000. Selain rekening, Suzanne memiliki properti di pusat kota-kota besar di Eropa, seperti London, Frankfurt, Madrid, Paris, dan Dubai. Kekayaan Ibu Negara ini ditaksir US$3 - 5 miliar.

Anak pertama Mubarak, Alaa Mubarak yang memilih berkarir di perbankan, telah memiliki properti senilai US$8 miliar dolar, termasuk properti di Los Angeles, Washington, dan New York di mana dia memiliki real estate senilai US$2,1 miliar di pinggiran Manhattan. Dia juga dikabarkan memiliki dua kapal pesiar senilai 60 juta euro.

Menurut sumber koran itu, anak kedua Mubarak, Gamal Mubarak, memiliki kekayaan hingga US$17 miliar. Selain memiliki rekening, sekretaris jenderal partai berkuasa, Partai Nasional Demokrat ini, juga memiliki sejumlah properti yang tersebar tak hanya di Mesir.

Adapun Mubarak sendiri yang merupakan anak petani, memiliki kekayaan pribadi US$10 miliar. Sebagian besar dananya berada di bank-bank Amerika, Swiss, dan Inggris.

Sejak berkuasa pada 1981, Mubarak mampu membuat negara di Afrika Utara itu stabil. Rahasianya, dia membangun hubungan baik dengan negara-negara Barat dan Israel. Namun di balik kestabilan, korupsi, kemiskinan dan kekerasan oleh negara tumbuh subur.

Mubarak lahir 1928 di desa Kahel-el-Meselha. Dia tamat dari Akademi Militer pada 1949. Setelah perang Arab-Israel, Mubarak mendapat promosi menjadi Kepala Angkatan Udara Mesir, inilah pintu pertama dia masuk ke lingkaran elit politik.

Mubarak dikenal seorang pembantu setia Presiden Mesir Anwar Sadat. Dia diangkat jadi Wakil Presiden oleh Anwar Sadat pada 1975. Sejak itu dia memainkan peranan penting, membangun hubungan dengan negara-negara barat. Pada 1981, Sadat dibunuh, Mubarak naik menjadi orang nomor satu di Mesir.

Garuda Bantah Jual Saham Sepi Peminat

VIVAnews- Garuda membantah penjualan saham perdananya sepi peminat. Pasalnya pada saat Garuda melakukan road show baik di dalam negeri dan luar negeri, respons investor sangat positif.

Menurut Vice President Corporate Communications PT Garuda Indonesia Pujobroto, para investor mengapresiasi berbagai perkembangan yang dicapai Garuda melalui transformasi bisnis yang dilaksanakan. Garuda berhasil melakukan perubahan dari perusahaan yang tadinya mengalami kerugian, dalam tiga tahun berhasil meraih keuntungan.

"Garuda ke depan mempunyai prospek yang baik. Saham Garuda saat ini oversubcribe (kelebihan permintaan)," kata dia kepada VIVAnews.com.

Pujobroto menjelaskan pada pertengahan Januari, Garuda melakukan roadshow di beberapa kota yaitu Bandung, Surabaya, Medang, Padang, Palembang, Banda Aceh, Balikpapan, dan Makassar. Untuk roadshow di luar negeri yaitu Singapura, Hongkong, London, Boston dan New York.
"Respons terhadap Garuda sangat positif," ujarnya.

Sebelumnya, penawaran saham perdana (IPO) PT Garuda Indonesia dikabarkan kurang diminati investor seiring dengan situasi pasar modal saat ini yang sempat terkoreksi beberapa hari terakhir.

"Garuda tampaknya kurang diminati. Banyak faktor penyebabnya, yang terutama timing-nya saat ini tampaknya kurang pas, baik domestik maupun global," kata seorang direktur perusahaan sekuritas asing kepada VIVAnews.com.

Edgar Ekaputra, Direktur Utama PT Danareksa (Persero), induk usaha PT Danareksa Sekuritas, yang menjadi penjamin pelaksana emisi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham Garuda ketika dimintai konfirmasi mengatakan, "Kalau masalah itu, saya belum dapat update-nya. Harus ditanyakan kepada Danareksa Sekuritas."

Dia membenarkan, saat ini sedang dalam proses menuju masa penawaran umum. Masa penawaran umum perdana saham Garuda dijadwalkan pada 2, 4, dan 7 Februari 2011. "Sekarang lagi on going, ditangani Marciano (Marciano Herman, Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas)," ujar dia.

Namun  Marciano belum bisa dimintai konfirmasi soal ini. Telepon genggamnya tidak diangkat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bahana Securities, Eko Yuliantoro, ketika dihubungi VIVAnews.com hanya mengatakan,"Saya tidak ingin berkomentar soal itu." Bahana Securities juga merupakan salah satu penjamin pelaksana emisi IPO saham Garuda. Penjamin pelaksana emisi lainnya adalah PT Mandiri Sekuritas. (hs)

Kerja di rumah

Popular Posts