Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet - Serta Info terbaru seputar dunia bisnis indonesia terupdate dan terpercaya

Kamis, 30 Desember 2010

Rumah-rumah Termahal di 2010

Rumah termahal di 2010 (www.businessinsider.com)

VIVAnews - Tahukah Anda ada hal-hal yang menakjubkan sepanjang tahun ini, di antaranya rumah-rumah yang mencetak rekor harga termahal.

Memang, seperti dilansir laman businessinsider, tidak semua penjualan real estat bisa diungkapkan karena terkendala oleh daftar harga atau nilai harga jual yang tidak tepat.

Kendati demikian, dari riset yang dilakukan terdapat sejumlah rumah atau real estat mengagumkan dengan harga yang membuat lidah berdecak di mancanegara. Apa saja?

1. Rumah Bukit Golf di Florida milik Michael Jordan senilai US$12,4 juta atau sekitar Rp111,71 miliar

Rumah Termahal 2010

2. Real Estate milik Chris Bosh, All White La Gorce Mansion seharga US$12,5 juta atau setara Rp112,61 miliar

3. Puri bergaya victoria di Highland Beach senilai US$12,65 juta atau Rp113,96 miliar

4. Rumah di Pantai Delray, dengan pemandangan langsung ke laut Atlantic seharga US$12,65 juta, senilai Rp113,96 miliar

5. Villa bergaya Tuscan seharga us$13 juta, sekitar Rp117,12 miliar di Santra Barbara

Rumah Termahal 2010


6. Real Estate di Kota Naples, Italia bergaya Mediterania senilai US$13 juta atau Rp117,12 miliar

7. Rumah seharga US$13,15 juta (Rp118,47 miliar) di Upper East Side

8. Kediaman super modern, La Gorce Digs milik Lil Wayne seharga US$14 juta atau sekitar Rp126,13 miliar

Rumah Termahal 2010


9. Real Estate milik The Bel Air Country Club seharga US$16,25 juta (Rp146,14 miliar)

10. Real Estate di pantai Pebble, lengkap dengan lift senilai US$18,75 atau sekitar Rp168,92 miliar

11. Puri milik penyanyi Sting, di Central Park West senilai US$19 juta atau setara Rp171,17 miliar

12. Rumah pribadi dengan pemandangan pantai di Malibu seharga US$21,5 juta (Rp193,69 miliar)

13. Real Estate di Portobello, dilengkapi pantai pribadi senilai US$34,1 juta atau seharga Rp307,21 miliar

Rumah Termahal 2010 [Khusus Galerry]


14. Kediaman Leona Helmsley, bernuasa istana raja seharga US$35 juta, setara Rp315,31 miliar

15. Rumah di Pantai Carbon, dilengkapi sembilan perapian dibandrol US$36,9 juta atau senilai Rp332,43 miliar

16. Puri di Central Park West senilai US$40 juta (setara dengan Rp360,36 miliar)

17. Real Estate milik miliarder David Tepper di Southampton, Inggris seharga US$50 juta atau senilai Rp450,45 miliar

Rumah Termahal 2010

18. Rumah Le Belvedere di Los Angeles yang dilengkapi 5.000 gudang botol anggur senilai US$50  atau Rp450,45 miliar.

(umi)

Daftar Suku Bunga Kredit yang Wajib Diumumkan

VIVAnews- Bank Indonesia mewajibkan perbankan untuk mengumumkan suku bunga dasar kredit (SBDK) secara luas ke masyarakat mulai 31 Maret 2011. Kebijakan itu dilakukan untuk meningkatkan transparansi mengenai produk perbankan.

Pengaturan ini akan meningkatkan tata kelola yang baik dan menjadi sasaran untuk mendorong kompetisi yang sehat dalam industri perbankan melalui terciptanya disiplin pasar yang lebih baik. Transparansi juga akan meningkatkan perlindungan konsumen karena dapat membentuk level of playing field yang sama antara bank dan nasabah/masyarakat. Ada transparansi itu maka manfaat, biaya dan risiko produk kredit perbankan akan semakin mudah dipahami guna mendukung pengambilan keputusan kredit yang lebih baik oleh nasabah.

Bunga apa yang harus diumumkan?

SBDK adalah suku bunga terendah yang digunakan sebagai dasar bagi bank dalam penentuan dasar bagi bank dalam penentuan suku bunga kredit yang dikenakan kepada  nasabah bank.

SBDK merupakan hasil perhitungan dari 3 (tiga) komponen yaitu Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK), biaya overhead yang dikeluarkan Bank dalam proses pemberian kredit, dan margin keuntungan (profit margin) yang ditetapkan untuk aktivitas perkreditan.

SBDK dipublikasikan kepada masyarakat dalam bentuk angka akhir berdasarkan hasil perhitungan komponen SBDK untuk 3 (tiga) jenis kredit yakni Kredit Korporasi, Kredit Retail dan Kredit Konsumsi (KPR dan non KPR). Kredit konsumsi Non KPR tidak termasuk penyediaan dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Adapun definisi dari 3 (tiga) jenis kredit tersebut adalah definisi yang digunakan oleh internal setiap bank.

SBDK belum memperhitungkan komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Publikasi informasi SBDK ini dilakukan melalui papan pengumuman di setiap kantor bank, halaman utama website bank bagi yang memiliki, surat kabar yang dilakukan bersamaan pada pengumuman laporan keuangan setiap triwulan. Informasi SBDK yang dipublikasikan adalah suku bunga yang berlaku saat dipublikasikan, jika terdapat perubahan maka wajib dipublikasikan melalui papan pengumuman di setiap kantor bank dan website. - Bank Indonesia mewajibkan perbankan untuk mengumumkan suku bunga dasar kredit (SBDK) secara luas ke masyarakat mulai 31 Maret 2011. Kebijakan itu dilakukan untuk meningkatkan transparansi mengenai produk perbankan.

Pengaturan ini akan meningkatkan tata kelola yang baik dan menjadi sasaran untuk mendorong kompetisi yang sehat dalam industri perbankan melalui terciptanya disiplin pasar yang lebih baik. Transparansi juga akan meningkatkan perlindungan konsumen karena dapat membentuk level of playing field yang sama antara bank dan nasabah/masyarakat. Ada transparansi itu maka manfaat, biaya dan risiko produk kredit perbankan akan semakin mudah dipahami guna mendukung pengambilan keputusan kredit yang lebih baik oleh nasabah.

Bunga apa yang harus diumumkan?

SBDK adalah suku bunga terendah yang digunakan sebagai dasar bagi bank dalam penentuan dasar bagi bank dalam penentuan suku bunga kredit yang dikenakan kepada  nasabah bank.

SBDK merupakan hasil perhitungan dari 3 (tiga) komponen yaitu Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK), biaya overhead yang dikeluarkan Bank dalam proses pemberian kredit, dan margin keuntungan (profit margin) yang ditetapkan untuk aktivitas perkreditan.

SBDK dipublikasikan kepada masyarakat dalam bentuk angka akhir berdasarkan hasil perhitungan komponen SBDK untuk 3 (tiga) jenis kredit yakni Kredit Korporasi, Kredit Retail dan Kredit Konsumsi (KPR dan non KPR). Kredit konsumsi Non KPR tidak termasuk penyediaan dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Adapun definisi dari 3 (tiga) jenis kredit tersebut adalah definisi yang digunakan oleh internal setiap bank.

SBDK belum memperhitungkan komponen premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Publikasi informasi SBDK ini dilakukan melalui papan pengumuman di setiap kantor bank, halaman utama website bank bagi yang memiliki, surat kabar yang dilakukan bersamaan pada pengumuman laporan keuangan setiap triwulan. Informasi SBDK yang dipublikasikan adalah suku bunga yang berlaku saat dipublikasikan, jika terdapat perubahan maka wajib dipublikasikan melalui papan pengumuman di setiap kantor bank dan website.

Perang Diskon Besar-Besaran di Pusat Belanja

VIVAnews - Jelang tahun baru 2011, berbagai merek ternama memberikan diskon besar-besaran. Beberapa pusat perbelanjaan di Ibukota Jakarta terlihat memberikan penawaran khusus pada akhir tahun ini.

Staf Pemasaran Seibu Indonesia, Maliki, mengatakan Seibu memiliki program year and sale menyambut tahun baru untuk berbagai item.

"Program year and sale ini berlangsung sejak 29 Desember 2010 hingga 12 Januari 2011. Kami memberikan diskon hingga 70 persen untuk semua item," kata Maliki kepada VIVAnews.com di Jakarta, Kamis, 30 Desember 2010.

Seibu Department Store, menurut Maliki, memiliki kurang lebih 400 counter yang memberikan diskon bervariasi hingga 70 persen dengan berbagai item. Sejumlah item itu di antaranya, pakaian perempuan dan pria, sepatu, sandal, pakaian anak, perlengkapan rumah tangga, aksesoris, dan lainnya.

Sejumlah gerai bermerek seperti Marks and Spencer juga memberikan diskon hingga 50 persen. Diskon tersebut terutama untuk kemeja kantor pria, blazer dan dress perempuan.

"Program diskon Marks and Spencer ini berlangsung sejak 16 Desember 2010 hingga 16 Januari 2011. Dan masih akan diperpanjang dan ditambah lagi diskonnya, jika karena stok yang tersedia masih banyak," kata Ramadan, asisten toko Marks and Spencer di Grand Indonesia.

Sementara itu, untuk perlengkapan olahraga. Gerai Planet Sport juga memberikan diskon hingga 70 persen. Potongan harga cukup besar itu untuk sepatu olahraga dengan merek Nike, Puma, Reebook, dan Converse. Tidak hanya sepatu, tas, kaos jaket dengan merek-merek tersebut juga memperoleh potongan harga beragam mulai 30-70 persen.

"Diskon ini hingga 2 Januari 2011," kata Siti, pegawai Planet Sport di Grand Indonesia.

Bahkan, Planet Surf di Grand Indonesia tidak tanggung-tanggung memberikan diskon hingga 80 persen. Diskon itu untuk berbagai merek seperti ROXY, Quick Silver, Ripcurl, Insight, dan lainnya. Penawaran diskon ini berlangsung hingga 9 Januari 2011.

Sejumlah merek ternama lainnya seperti Lacoste, Nautica, Guess, Scholl, Polo, Esprit, NEXT, dan masih banyak lagi juga menawarkan diskon 20-50 persen.

Jadi, bagi Anda yang tidak berencana liburan tahun baru ke luar kota dan menghabiskan waktu di Jakarta saja, tidak ada salahnya memanfaatkan momentum diskon akhir tahun ini. (hs)

Anggito: BI Tak Perlu Intervensi Rupiah

VIVAnews - Bank Indonesia (BI) seharusnya tidak perlu terlalu banyak menguras energi dengan melakukan intervensi terhadap penguatan rupiah.
Selain memerlukan ongkos moneter yang besar, intervensi juga akan menimbulkan ekspektasi inflasi.

Penilaian tersebut disampaikan Ekonom Unversitas Gadjah Mada, Anggito Abimanyu, dalam Forum Diskusi Forkem di Kantor Kementerian Koordinator
Perekonomian, Jalan Wahidin, Jakarta, Kamis 30 Desember 2010.

Anggito menuturkan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga saat ini masih kompetitif dan cenderung terus menguat. Penguatan nilai tukar rupiah sejak Januari hingga November 2010 mencapai 5,06 persen.

Dengan rata-rata apresiasi 7,7 persen, level aman rupiah diperkirakan di posisi Rp8.750 per dolar AS. "Jadi, untuk apa BI berkorban mati-matian mempertahankan rupiah di level Rp9.000 per dolar AS," katanya.

Terkait kuatnya intervensi BI pada beberapa bulan terakhir, Anggito justru mengkhawatirkan rupiah akan banyak beredar di pasaran. Kondisi itu diperkirakan membuat ekspektasi inflasi meningkat.

Anggito juga menilai, cadangan devisa yang diperkirakan menembus US$100 miliar sudah memasuki level "melampaui batas aman".

Untuk itu, BI dan pemerintah seharusnya memikirkan upaya menggunakan cadangan devisa yang besar tersebut pada instrumen jangka panjang. "Jangan hanya digunakan untuk menahan laju nilai tukar rupiah saja atau self insurance," katanya.

BI seharusnya, Anggito melanjutkan, mulai berpikir untuk memanfaatkan cadangan devisa guna pembiayaan jangka panjang melalui skema pembiayaan yang sudah ada di Indonesia. Langkah lebih maju lagi adalah Indonesia ikut menyimpan dananya dalam bentuk kerja sama ASEAN +3, Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM), Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), dan infrastructure fund.

"Tidak perlu mencari skema lain yang masih belum siap, seperti Bond Stabilization Fund atau Tax Capital Inflow," ujar Anggito.

Instrumen jangka panjang lainnya adalah mendorong pelaksanaan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun variasi penerbitan obligasi.

Anggito juga menilai, Indonesia  sampai saat ini belum mampu memanfaatkan masuknya arus modal asing (capital inflow) ke Tanah Air. Padahal, jika melihat peluangnya relatif lebih besar dibandingkan risiko yang dihadapi.

Peluang yang dimaksud adalah penurunan biaya bunga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sumber investasi swasta, pembiayaan foreign direct investment (FDI), serta kedalaman pasar modal.

Sementara itu, risiko yang dihadapi adalah terjadinya pembalikan dana asing, tekanan penguatan rupiah, serta gelembung (bubble) perekonomian. (art)

Bonus Akhir Tahun untuk Berburu Emas

VIVAnews - Menjelang akhir tahun ini, pembelian terhadap emas mengalami lonjakan seiring dengan program bagi-bagi bonus perusahaan kepada para karyawannya yang biasanya digelar pada setiap Desember.

"Akhir tahun, jumlah yang beli emas lebih banyak dari pada yang jual," kata  seorang penjaga toko mas Arjuna di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur pada VIVAnews, Kamis, 30 Desember 2010.

Salah satu faktornya, menurut dia, para karyawan yang mendapatkan bonus di akhir tahun biasanya menginvestasikan dana tersebut dalam bentuk emas.

Faktor lain yang menyebabkan orang membeli emas yaitu mengantisipasi akan lonjakan harga emas yang bakal terjadi lagi.

"Mereka takut harga emas naik lagi seperti beberapa waktu lalu. Jadi, saat punya uang, mereka buru-buru investasikan dalam bentuk emas," kata penjual toko emas itu.

Dia mengakui lonjakan pembelian emas saat menyambut Natal dan tahun baru memang tidak terlalu signifikan. Namun, jika dikalkulasi jumlah pembeli emas lebih banyak dari yang jual.

Sementara itu, menurut Lisnawati, penjaga toko mas Dewi Indah di pasar yang sama, saat ini harga emas sedikit turun dibanding beberapa waktu lalu yang mencapai Rp425 ribu per gram untuk emas 24 karat.

Menurut pantauan VIVAnews di sejumlah toko emas di Pasar Kramat Jati, saat ini harga emas 24 karat Rp410 ribu per gram, sudah termasuk ongkos buat. Sedangkan untuk emas 23 karat Rp310 per gram (sudah termasuk ongkos buat).

Sementara itu, untuk harga jualnya sendiri untuk emas 24 karat di bawah Rp350 ribu per gramnya dan tergantung kondisi emasnya itu sendiri. Sedangkan untuk emas 23 karat, harga jualnya di bawah Rp 250 ribu per gram.

Rabu, 29 Desember 2010

2011, Dua Tol Baru Beroperasi di Pulau Jawa

VIVAnews - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencanangkan 2011 merupakan tahun konstruksi bagi perseroan. Sebab, berbagai proyek pembangunan jalan tol telah disiapkan perseroan yang sebagian besar merupakan proyek lanjutan jalan tol yang telah dibangun sebelumnya .

Direktur Utama Jasa Marga Frans S Sumito menuturkan, pada awal 2011 akan ada dua ruas jalan tol yang bakal diresmikan di pulau Jawa. Pertama, ruas tol Semarang-Ungaran sepanjang 11 Kilometer.

"Ruas tol Semarang-Ungaran akan diujicobakan pada akhir Januari 2011 dan mulai resmi dibuka pada Februari 2011. Ruas tol ini merupakan bagian pertama kali Jalan Tol Semarang-Solo," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis 30 Desember 2010.

Ruas jalan tol kedua yang akan diresmikan, menurut Frans, adalah seksi pertama ruas tol Surabaya-Mojokerto yang baru akan beroperasi hingga Waru sepanjang 2,5 Kilometer. "Seharusnya, dua ruas ini bisa dioperasikan akhir tahun ini namun terlambat, karena masalah klasik (pembebasan lahan)," kata dia.

Frans mengakui, Jasa Marga siap melakukan lanjutan konstruksi ruas berikutnya dan beberapa ruas tol lainnya, asal seluruh tanah telah berhasil dibebaskan. Untuk ruas Ungaran-Bawean yang merupakan terusan ruas tol Semarang-Ungaran, pembebasan tanah sepanjang 12 kilometer sudah mencapai 90 persen. Sedangkan seksi lain sepanjang 36 kilometer, dalam tahap konstruksi dan akan dilaksanakan serempak hingga akhir 2011.

Sedangkan untuk ruas Jakarta Outer Ring Route (JORR) W2 Utara yaitu ruas Ulujami-Kebon Jeruk akan mulai konstruksi pada pertengahan 2011 dengan catatan tanah sudah dibebaskan.

Tentunya, perseroan menargetkan pada awal 2012 seluruh JORR telah tersambung sehingga membantu mengurangi kemacetan jalan tol dalam kota. "Ruas Ulujami-Kebon Jeruk merupakan ruas yang terputus dari JORR yang menyambung dari Rorotan hingga Jalan tol Bandara," ujar Frans.

Sedangkan untuk ruas tol Bogor Ring Route tahap 2A, kata dia, akan dimulai konstruksi tahap dua dari Kedunghalang menuju Yasmin. Rencananya, ruas tol ini akan mulai konstruksi pada triwulan III-2010 sehingga saat selesai pada 2012 dan dapat mengakomodir masyarakat di wilayah Bogor Barat yang menuju Jakarta.

Sedangkan untuk tiga ruas tol lainnya yaitu Gempol-Pasuruan, Serpong-Kunciran, dan Kunciran-Cengkareng diperkirakan belum akan mulai konstruksi pada 2011. Sebab, hingga saat ini belum ada penyelesaian pembebasan tanah.

"Jasa Marga siap kerja 24 jam, sehingga kurang dari satu tahun sudah selesai. Asal, syaratnya tanah telah dibebaskan," katanya. (hs)

Kerja di rumah

Popular Posts